Hari Pertama Pelatihan Penulisan Buku Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur, Ini Arahan Ketua Tim

0
327
Ketua Tim Penulisan Buku Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur Dr Hidayatulloh MSi. (Bunda Tri/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Ketua Tim Penulis Buku Sejarah Muhammadiyah dari PWM Jawa Timur mengundang anggota tim dalam agenda Pelatihan Penulisan Buku Sejarah secara daring melalui Zoom Meeting selama dua hari yang dimulai Sabtu (29/11/2020).

Agenda yang digelar Sabtu & Ahad (28-29/11/2020) dan (5-6/12/2020) (sesuai pembagian kelompok) ini dimulai pukul 12.30-15.30 WIB dengan topik pembahasan Pelatihan Penulisan Buku Dinamika Muhammadiyah Jawa Timur.

Dr Hidayatulloh MSi, ketua Tim Sejarah Muhammadiyah, menyatakan bahwa Muhammadiyah daerah mempunyai tugas membantu Jawa Timur untuk menulis sejarah Muhammadiyah setelah dulu Jawa Timur menghasilkan buku menembus tradisi.

“Kini diharapkan bisa menghasilkan sejarah Muhammadiyah di daerah masing-masing dengan melibatkan para calon penulis buku sejarah untuk mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Hidayatulloh berharap peserta bisa mengikuti dengan sebaik-baiknya. Para peserta dari daerah juga diharapkan dapat menyampaikan berbagai persoalan yang sudah ada untuk didiskusikan secara produktif.

“Sehingga dari distribusi ini peserta mendapatkan pencerahan,” lanjut rektor Umsida tersebut.

Pembekalan pertama diberikan oleh M. Nurul Humaidi. Lalu dilanjutkan materi kedua dari Sugeng Purwanto yang membahas tuntas tentang teknis penulisan jurnalistik.

Dengan materi itu, banyak ilmu yang bisa didapatkan sebagai bekal mengawali menulis sejarah Muhammadiyah yang akurat sesuai hasil penelitian, pencarian, dan wawancara langsung dengan pelaku sejarah 20 tahun ke belakang sesuai dengan potensi lokal masing-masing daerah untuk dipersembahkan pada muktamar mendatang.

Hidayatulloh lantas berpesan agar pada tahapan berikutnya nanti ada pendampingan bagaimana masing-masing daerah bisa melaksanakan tugas penulisan buku ini dengan baik.

“Dengan begitu, hal ini bisa menjadi bagian dari amal jariyah untuk membuat sejarah bagi Muhammadiyah di Jawa Timur dan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masa depan Muhammadiyah baik di tingkat wilayah maupun di tingkat daerah,” pungkasnya. (Bunda Tri/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here