Hayoo Mana Maskernya, Maksudnya? Klik Sini

0
245
Muhammadiyah Covid-19 Comand Centre (MCCC) Surabaya saat edukasi kepada warga di Pandugo Rungkut. (Zahwa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Hayoo mana maskernya? Lhooo kok gak pake masker? Lho maskernya kok tidak pake dengan benar.”

Ini adalah satu petikan kalimat orasi cukup menyita perhatian para pengguna jalan di wilayah Pandugo Rungkut, Kota Surabaya.

Suara nyaring yang begitu keras melalui wireless portable dari tim Edukasi Muhammadiyah Covid-19 Comand Centre ( MCCC) Surabaya pada Selasa sore (19/5) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Ferry Yudi A.S. sebagai orator edukasi bersama tim.

“Bapak/Ibu pengguna jalan yang berbahagia, sambil menunggu waktu berbuka sore ini, izinkan dari MCCC Surabaya berbagi tips selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) gelombang ke-2 ini untuk mencegah penyebaran virus korona,” kata Ferry.

Ferry meminta warga pakai masker yang benar. “Masker harus menutupi bagian hidung dan mulut dengan sempurna. Karena droplet bisa masuk melalui mukosa hidung dan mulut,” tegasnya.

Dia juga meminta tidak pegang pegang wajah karena tangan kita belum tentu bebas virus. “Virus bisa masih ada di tangan kita dan jika kita pegang wajah, terutama ngucek mata, virus juga bisa masuk melalui mukosa mata,” katanya.

Ferry juga meminta untuk cuci tangan dengan benar dan efektif. Pastikan semua bagin tsngan tersapu sabun (ada 6 langkah cuci tangan) sehabis pegang apa pun.

“Jaga jarak aman 1,5-2 meter. Jika rumah sempit gimana? Ya di dalam rumah tetap harus pakai masker,” ujarnya.

Lalu, selalu berdoa. Mohon perlindungan kepada Allah penguasa langit dan bumi beserta isinya.

Lebih lanjut, pria yang juga ketua Majelis Pelayanan Sosial Muhammadiyah Surabaya itu mengatakan, sebentar lagi Ramadhan akan meninggalkan kita. “Saat ini kita berada di pengujung Ramadhan. Semoga kita semua dipertemukan dengan hari kemenangan Idul Fitri 1441 H. Untuk itu apa yang kita lakukan saat Idul Fitri di tengah pandemi?” ujarnya.

“Pertama, lakukan shalat Id di rumah bersama keluarga. Kedua, jangan mudik. Ketiga, hindari kerumunan,” katanya.

Lalu keempat, tidak menerima tamu dalam jumlah banyak. Jika bertamu tetap jaga jarak dan pakai masker. Kelima, depan rumah dikasih tempat cuci tangan atau sediakan hand sanitizer.

“Keenam, jangan lupa juga banyak baca takbir, tahmid, dan tahlil. Mohon doa untuk keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, dari pantauan kontributor Klikmu.co, di sepanjang kegiatan edukasi masih ada masyarakat yang abai untuk tidak memakai masker. Kegiatan ini pun cukup menarik perhatian masyarakat karena gaya orasinya cukup menghibur. Selain edukasi, juga bagi masker dan layanan thermo gun bagi masyarakat (Zahwa/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here