Hebat, 10 Paper Mahasiswa UMM Tembus Jurnal Internasional di Thailand

0
158
Maulana Ilham Putra Resgy dengan karyanya yang tembus jurnal internasional. (UMM/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Sebanyak 10 karya ilmiah mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tembus di beberapa jurnal di Thailand yang terindeks Tier 2 oleh TCI (Thai-Journal Citation Index Center). TCI adalah lembaga pengindeks karya ilmiah yang menentukan kualitas publikasi yang dihasilkan oleh sebuah lembaga.

Di Indonesia, TCI ini seperti SINTA. Hanya, TCI ini lebih ‘senior’. Kesepuluh mahasiswa yang lolos di jurnal Tier 2 merupakan sebagian dari mahasiswa yang mengikuti Student Exchange Program di Khon Kaen University, Thailand. Hal ini merupakan wujud dari upaya internasionalisasi prodi IP yang telah diawali sejak 2016.

Kaprodi llmu Pemerintahan, Muhammad Kamil MA mengatakan, ada 15 mahasiswa IP yang mengikuti program pertukaran pelajar ini. “Di sana mereka tidak sekadar belajar, namun juga membuat riset dan melakukan KKN tematik internasional. Kami juga sedang menunggu kabar empat naskah lain yang sedang kami ajukan ke jurnal internasional terindeks Scopus. Semoga ada kabar baik,” ungkap kaprodi termuda di FISIP UMM ini.

Kesepuluh mahasiswa IP yang berhasil menembus jurnal terindeks Tier 2 ini antara lain Ardika Rizkian Nurrahmat, Vanni Tara Kartika, Riko Ratna Setiawan, Rezkita Bagas Prakasih, Imam Yusuf Abdulah, dan Maulana Ilham Putra Resgy yang berhasil meloloskan karya ilmiahnya di Journal of Social Science for Local Rajabhat Mahasarakham University Vol. 4 No. 1.

Ada juga Riyo Rachman Gushardana dan Amirah Zahidah berhasil menembus Journal of Local Governance and Innovation Vol.4 no.1 sedangkan Ibnu Zihab Amrullah dan Sandy Putra Ghozali berhasil lolos di Journal of Legal Entity Management and Local Innovation vol.6 no. 2. Semua jurnal tersebut terakreditasi dan terindeks Tier 2 oleh TCI.

Sandy Putra Ghozali, mahasiswa IP angkatan 2017, mengkaji sebuah riset yang berbasis pada studi kasus di dua negara, yaitu Indonesia dan Thailand. Risetnya ia beri judul Civil Society Participation in Efforts to Uphold Democracy Under Authoritarian Regimes: A Case Study of Thailand and Indonesia. Menariknya, paper yang dipublikasikan pada 29 April tersebut dibimbing oleh kolaborasi dosen UMM dan dosen Khon Kaen University.

“Jadi, saya dibimbing intensif selain oleh Pak Kamil dan Pak Saiman (dosen IP, Red) juga oleh Siwach Sripokangkul, dosen di College of Local Administration, Khon Kaen University. Tantangannya selain harus menemukan isu yang menarik juga paper saya dan teman-teman ini semuanya harus ditulis dalam Bahasa Inggris,” ujar Sandy yang mengikuti program student exchange di Thailand selama empat bulan.

Kamil juga mengakui bahwa tidak mudah tembus jurnal di Thailand, apalagi terindeks TCI. “Mereka jatuh bangun menulis itu (paper, Red). Banyak juga yang mau menyerah. Namun, saya terus motivasi mereka agar tetap melanjutkan projectnya. Sebelum mereka berangkat ke Thailand, saya dampingi mereka untuk menyusun isu riset setiap hari Kamis secara kontinyu. Lalu saya mengarahkan arah penulisannya. Selanjutnya ketika mereka di Thailand, ada kolaborasi pendampingan oleh dosen Khon Kaen University,” jelasnya. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here