Hebat! Siswa Muhammadiyah Ciptakan Automatic Touchless Hand Sanitizer demi Cegah Virus Korona di Ruang Publik

0
1128
M. Salim, siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, memegang alat automatic touchless hand sanitizer. (Humas/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Penggunaan hand sanitizer secara bergantian dan bersentuhan secara tidak langsung sebenarnya juga berpotensi menularkan virus, tak terkecuali Covid-19. M. Salim Ramadhan, siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, punya solusinya.

Ia membuat sebuah alat automatic touchless hand sanitizer yang berfungsi meminimalkan persebaran virus melalui hand sanitizer di tempat umum. Alat tersebut diciptakan Senin sore, 16 Maret 2020. Ratih Denok, guru teknologi dan informasi (TIK), menjadi pendampingnya.

Cara kerjanya, ketika telapak tangan didekatkan, otomatis cairan hand sanitizer akan keluar. Dengan demikian, kontak tangan dengan orang lain bisa diminimalkan. Menyentuh tombol hand sanitizer yang banyak dipakai di tempat umum memang akan memberikan peluang pada persebaran virus.

“Jadi, cukup pakai sensor. Ketika telapak tangan didekatkan, otomatis akan keluar cairannya,” ujar Kepala SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu Windra Rizkiyana MPd. “Tanpa perlu memencet hand sanitizer tersebut,” lanjutnya.

Windra menuturkan, alat itu diciptakan ketika anak-anak harus belajar di rumah. Sebab, akan rawan sekali ketika hand sanitizer banyak dipakai di tempat umum. Fungsinya adalah meminimalkan persebaran virus melalui hand sanitizer di tempat umum.

Sebagaimana diketahui, selama 14 hari ke depan, seluruh pelajar di Kota Batu harus belajar di rumah. Hal itu dilakukan untuk menghindari persebaran virus Covid-19 atau korona.

Lantas, bagaimana prosedur kerja alat tersebut? Eko Teguh Triwisuda, ayah Salim sekaligus guru ekstra robotik, menyatakan bahwa alat itu memiliki sensor ultrasonik yang berfungsi mendeteksi apa ada di tangan yang mendekat dalam jangkauan 10 cm.

“Jika ada tangan terdeteksi, maka sensor akan mengirimkan informasi kepada “otak alat”, yaitu arduino uno. Lalu, otak alat akan memerintahkan motor servo untuk berputar sekitar 90 derajat sehingga lengan motor servo akan menekan tutup penyemprot botol hand sanitizer sehingga cairan akan menyemprot tangan,” jelasnya saat dihubungi kemarin.

Eko menuturkan, baru ada satu prototipe yang diciptakan dan baru eksperimen di rumah.

Langkah selanjutnya, kata dia, perlu perbaikan bentuk fisik alat sehingga lebih praktis dan mudah untuk pemakaian sehari-hari. Dia lantas berharap nanti bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain.

(Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here