Hikmah Isra Mikraj: Salat Bukan Sekadar Kewajiban, tapi Kebutuhan

0
111
Foto suasana Sambut Isro Mi'roj dan Pesan Damai Pemilu 2019 di SD Muhammadiyah 15 Surabaya

KLIKMU.CO – Setiap bulan Rajab kaum muslimin memperingati peristiwa perjalanan Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW. Tak terkecuali SD Muhammadiyah 15 Wiyung Surabaya.

Ratusan siswa dan siswi memperingatinya dengan menggelar salat Dhuha berjamaah di halaman sekolah. Sesudahnya, seluruh siswa dan siswi mendengarkan ceramah agama yang berisi kisah Isra Mikraj nabi besar Muhammad SAW.

Dilanjutkan deklarasi pemilu damai untuk menyongsong pemilu serentak 17 April 2019. Rafa Alrasi siswa kelas V mengawalinya dengan orasi politik.

“Bapak-bapak calon presiden baik 01 maupun 02,” buka Rafa. “Selama berkampanye sampaikan pesan pesan yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya. Dia kemudian menoleh ke samping kiri yang memang disiapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 01 dan 02. Anak anak memakai topeng Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi.

Umbul-umbul bendera dan pendukung masing-masing pasangan calon terlihat di samping kanan dan kiri pasangan calon presiden. “Diharapkan pemilu bisa berjalan damai, jujur, dan adil,” sambung Rafa mengakhiri orasinya. Tepuk tangan aplaus pun bergemuruh di halaman sekolah.

Setelah orasi, acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi Indahnya Perdamaian karya Chairil Anwar yang dibawakan oleh Galia dan Nabila siswi kelas VI. Kemudian diakhiri dengan doa.

Sementara itu, Bagus Sasmito Utomo, guru Al Islam kelas V-VI SD Muhammadiyah 15 Wiyung Surabaya sekaligus ketua panitia, menuturkan, anak-anak diajari untuk lebih mengenal sejarah Islam. Termasuk peristiwa Isra Mikraj dan perintah salat bagi setiap muslim.

“Melalui peringatan Isra Mikraj ini anak-anak diajarkan bahwa salat itu bukan sekadar kewajiban, melainkan juga sebuah kebutuhan,” kata Tomo, panggilan akrabnya, Selasa (2/4).

Selain itu, momen ini digunakan sebagai ajang pembelajaran bagi siswa untuk mengenal politik sebab sebentar lagi Indonesia akan melaksanakan Pemilu 2019.

“Kita juga mengajarkan pendidikan politik sejak dini. Kita tidak anti. Anak-anak dikenalkan dengan pemilu. Pemilu harus damai, bebas hoax, politik uang, dan tipu-menipu,” lanjutnya. (Ali Shodiqin/Achmadsan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here