Ibadah Itu pada Dasarnya Adalah Haram, kecuali…

0
124
Ketua Majelis Tabligh PCM Karangpilang Ustadz Nurhamdi saat mengisi kajian dalam Jumat Ngilmu. (Tangkapan layar Achmad San)

KLIKMU.CO – Melengkapi aktivitas belajar siswa dari rumah, SMA Muhammadiyah 4 Surabaya membuat kegiatan pengajian bersama keluarga besar sekolah berjuluk SMAMIV itu. Pengajian tersebut dilakukan secara virtual melalui Zoom dan Streaming YouTube. Acara yang menyasar seluruh keluarga besar sekolah, mulai siswa, guru, karyawan, wali murid, keluarga, hingga kerabat, ini berlangsung selama 60 menit disertai dengan dialog interaktif.

Kajian yang diberi nama Jumat Ngilmu ini mulai aktif September 2020 dan dilaksanakan rutin tiap Jumat dua pekan sekali.

“Ini merupakan program baru dari ismuba yang kami harapkan sebagai salah satu bentuk pendampingan seluruh warga sekolah dalam hal ilmu agama,” ungkap Ustadzah Mira.

Menurutnya, materi-materi yang disampaikan sederhana, yakni seputar tafsir surah-surah pendek, tafsir hadis amalan sehari-hari, dan soal ibadah.

“Tema yang kami pilih tidak terlalu berat. Yang penting bisa diserap dengan baik dan merupakan hal-hal yang dekat dengan keseharian kita,” sambung wakil kepala sekolah bidang ismuba yang memotori kegiatan ini tersebut.

Ustadz Zainal, kepala sekolah, menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk memantik iman seluruh warga sekolah agar tetap terjaga. “Iman itu kan naik turun. Kalau tidak dicas, ya akan drop,” katanya.

Pada Jumat (6/11/2020) kali ini, Ketua Majelis Tabligh PCM Karangpilang Ustadz Nurhamdi didapuk untuk mengisi kajian. Tema yang diusung dalam Jumat Ngilmu adalah Ibadah Menurut Rasulullah.

Ustadz Nurhamdi mengatakan, di dalam Islam, ibadah itu sifatnya yang pertama adalah ittiba, mengikuti, yaitu mengikuti Rasulullah. Mengikuti syariat Allah dan Rasululluah. Yang kedua, bersifat tawakuf, artinya adalah mendiamkan.

“Misalnya wudu. Bentuknya seperti itu, rukunnya seperti itu, tidak perlu dipertanyakan mengapa kok tidak mandi sekalian. Kenapa harus urutannya begitu,” ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, dalam ibadah mahdhah tidak ada ruang berinovasi. Maka, dasar ibadah adalah dalil yang sahih. “Semua ibadah itu hukumnya adalah haram. Kecuali ada dalil yang menunjukkan disyariatkannya ibadah itu,” tegasnya.

Menurut Ustadz Nurhamdi, orang Islam dalam beribadah harus punya dasar. Dasarnya adalah ilmu. Yang diwajibkan kepada Rasulullah itu adalah iqra, membacalah. “Karena itu, setan tidak suka orang yang berilmu. Maka, salah satu perangkat setan adalah menjauhkan manusia dari ilmu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustadz Nurhamdi menekankan sebuah metodologi yang baik untuk mengajarkan cara ibadah menurut Rasulullah. Metode tersebut adalah menghilangkan fanatisme dan memberikan teladan.

“Jangan mengatakan bahwa kalau Muhammadiyah ibadahnya A, kalau lainnya ibadahnya B. Katakanlah bahwa inilah ibadah yang sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah,” tegas pria yang juga menjabat sebagai sekretaris umum HMI Cabang Pamekasan itu. (Mira/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here