Ibrah Kehidupan #29: Abū Sulaymān Khālid Ibn Al-Walīd Ibn Al-Mughīrah Al-Makhzūmi Sang Pedang Allah (-1)

0
101
Foto Ilustrasi Pedang Khalid diambil dari Aliansi Nasional Anti Syiah

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Mahsun Jayadi*

Nama lengkap shahabat Nabi ini adalah: Abū Sulaymān Khālid ibn al-Walīd ibn al-Mughīrah al-Makhzūmī (585–642), atau juga dikenal dengan Sayf Allāh al-Maslūl (Pedang Allah yang terhunus). Selain dikenal sebagai Sahabat Nabi, beliau juga dikenal karena taktik militernya dan kecakapan dalam bidang militer. Dia adalah salah satu dari panglima-panglima perang penting yang tidak terkalahkan sepanjang kariernya, selain itu Khalid juga memimpin pasukan Madinah dibawah kekuasaan Nabi Muhammad saw dan juga penerusnya seperti Abu Bakar dan Umar Bin Khattab.

Khalid bin Walid (Khalid anaknya al-Walid) berasal dari Suku Quraisy yakni Bani Makhzum, klan yang melawan bahkan bermusuhan sepanjang sejarah dengan klan Bani Hasyim yaitu klan-nya Nabi Muhammad saw di kalangan suku quraisy. Sebelum masuk islam, Khalid dikenal sebagai pembunuh yang kejam tanpa belas kasihan. Jika dia sudah melakukan ancaman pada seseorang, maka orang tersebut merasa sudah mati sebelum berhadapan langsung dengan-Nya.
Khalid bin Walid, dilahirkan beberapa tahun sebelum masa pembangunan Islam (hijrah). Ayahnya bernama Walid bin al-Mughirah yang memiliki jabatan sebagai kepala suku Bani Makhzum, suatu klan dari suku Quraisy yang menetap di Mekkah. Sedangkan ibu Khalid bernama Lubabah binti al-Harith. Setelah kelahirannya, sesuai dengan tradisi kaum Quraisy pada zaman itu, Khalid dikirim ke sebuah suku Badui di gurun, dimana ibu angkat akan merawatnya. Saat Khalid berumur 5 atau 6 tahun, dia dikembalikan ke orang tuanya di Mekkah. Pada masa kanak-kanaknya, Khalid pernah mengalami serangan cacar ringan, cacar tersebut hilang walaupun meninggalkan beberapa bekas luka di pipi kirinya.

Khalid termasuk di antara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar bin Khattab sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini (Khalid dan Umar) main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik.

Awalnya Khalid bin Walid adalah panglima perang kaum kafir Quraisy yang terkenal dengan pasukan kavalerinya. Pada saat Pertempuran Uhud, Khalidlah yang melihat celah kelemahan pasukan Muslimin yang menjadi lemah setelah bernafsu mengambil rampasan perang dan turun dari Bukit Uhud dan menghajar pasukan Muslim pada saat itu. Tetapi setelah perang itulah Khalid mulai masuk Islam.
Ayah Khalid yang bernama Walid bin Mughirah dari Bani Makhzum, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa di antara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati Ka’bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka’bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju kedepan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, “O, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu”.

Disebutkan di beberapa referensi bahwa ayah Khalid adalah orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Taif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya. Hobbi utamanya adalah tinju dan berkelahi.
Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang dimata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Cita-cita Khalid, ingin menjadi Jawara, jagoan, dan bisa melindungi teman-temannya. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya kedalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang.

Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol di antara teman-temannya. Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai petarung yang handal.

Ketika Khalid bin Walid bertobat dan menerima Islam, Rasulullah saw sangat bersyukur, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya.

Ibrah dari Kisah ini:
Khalid bin Walid, anak kelahiran suku quraisy dari klan Bani Makhzum. Klan ini adalah musuh bebuyutan dari klan Bani Hasyim yakni klan-nya Nabi Muhammad saw.

Khalid kecil, sudah terlihat bakat Jagoan-nya dimulai dari suka berkelahi, suka gulat. Dan pada masa remajanya suka memimpin geng, bahkan ketika sudah dewasa suka memimpin perkelahian menghadapi pihak-pihak yang memusuhi Bani Makhzum. Ketika hidayah dating, Khalid masuk Islam. oleh nabi dijuluki “Pedang Allah Yang Terhunus”.

Bagi para remaja sekarang, kita bisa mengambil pelajaran bahwa keberanian, kepemimpinan, dan kesuksesan dalam hidup itu tidak terjadi dengan begitu saja. Tetapi perlu upaya penyemaian sejak dini. Bakat saja belum cukup, perlu ditunjang dengan pelatihan dan suasana yang kondusif. Yang tak kalah pentingnya adalah memberi “nilai” yang positive dalam penyemaian tersebut agar tidak tumbuh liar. Di samping itu perlu diciptakan suatu lingkungan yang kondusif. Kader 1912 harus mampu mengkondisikan para kader mudanya agar muncul Khalid Bin Walid Jaman Now.

*Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here