Ibrah Kehidupan #99: Anas bin Malik, pribadi sholeh, dari Ibu yang Penyabar (-2)

0
233
Foto diambil dari fatihsyuhud.net

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Rumaysha, adalah nama lain dari Ummu Sulaim, seorang sahabat wanita dari kalangan sahabat Nabi saw. Beliau adalah ibu dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Dahulu menikah dengan Malik, setelah itu menikah lagi dengan Abu Tholhah. Di antara kisah yang menunjukkan kesabarannya adalah saat puteranya meninggal dunia. Ia begitu ridho dan sabar atas ketentuan Allah kala itu.

Dari Anas, ia berkata mengenai putera dari Abu Tholhah (suami kedua, setelah wafatnya suami pertama Malik/ bapaknya Anas) dari istrinya Ummu Sulaim. Ummu Sulaim berkata pada keluarganya, “Jangan beritahu Abu Tholhah tentang anaknya yang meninggal, sampai aku yang memberitahukan padanya.” Diceritakan bahwa ketika Abu Tholhah pulang, istrinya Ummu Sulaim kemudian menawarkan padanya makan malam. Suaminya pun menyantap dan meminumnya. Kemudian Ummu Sulaim berdandan cantik yang belum pernah ia berdandan secantik itu. Suaminya pun menyetubuhi Ummu Sulaim.

Ketika Ummu Sulaim melihat suaminya telah puas dan telah menyetubuhi dirinya, ia pun berkata, “Bagaimana pendapatmu jika ada suatu kaum meminjamkan sesuatu kepada salah satu keluarga, lalu mereka meminta pinjaman mereka lagi, apakah tidak dibolehkan untuk diambil?” Abu Tholhah menjawab, “Tidak.” Ummu Sulaim, “Bersabarlah dan berusaha raih pahala karena kematian puteramu.” Abu Tholhah lalu marah kemudian berkata, “Engkau biarkan aku tidak mengetahui hal itu hinggga aku berlumuran janabah, lalu engkau kabari tentang kematian anakku?” Abu Tholhah pun bergegas ke tempat Rasulullah saw dan mengabarkan apa yang terjadi pada beliau saw. Rasulullah saw pun mendo’akan, “Semoga Allah memberkahi kalian berdua dalam malam kalian itu.” Akhirnya, Ummu Sulaim pun hamil lagi. (HR. Muslim no. 2144).

Kisah di atas menunjukkan keutamaan sahabat Ummu Sulaim. Dari kisah di atas kita bisa melihat bagaimana kuatnya kesabaran Ummu Sulaim atau Rumaysha, sungguh ia begitu penyabar. Sampai-sampai ketika puteranya meninggal dunia pun, ia bisa bersabar seperti itu. Ketika dapat musibah kala itu, ia tetap melayani suaminya seperti biasa, bahkan ia pun berdandan begitu istimewa demi memuaskan suaminya di ranjang. Tatkala suaminya puas, baru ia kabarkan tentang kematian puteranya. Subhanallah. Sungguh kesabaran yang luar biasa.

Ummu Sulaim begitu ridho dan penyabar dengan ketentuan Allah sehingga ia pun dikaruniai putera yang dinamakan ‘Abdullah. Bahkan dari ‘Abdullah inilah lahir sembilan keturunan yang kesemuanya para penghafal Al Qur’an sebagaimana disebutkan dalam riwayat lainnya. Bahkan mereka menjadi para ulama sebagaimana disebutkan Imam Nawawi rahimahullah.

Ibrah dari Kisah ini:

Masih berkisar pada keluarga Anas bin Malik. Dalam hal ini adalah Ibunda-nya yang juga sebagai wanita sholehah (sahabat Nabi dari kalangan wanita) Ummu Sulaim. Dikenal penyabar dan telaten dalam mendidik anak. Di samping itu sebagai seorang isteri begitu taat dan homatnya kepada sang Suami. Ummu Sulaim selalu ingin membahagiakan suami apapun yang terjadi.
Pantaslah salah satu anak yang dilahirkannya “Anas bin Malik” menjadi sosok yang ‘alim, dan sebagai sahabat Rasul saw dia selalu setia mendukung dakwahnya.

*Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here