Ibu-Ibu di Kawasan Condet dan Pasar Rebo Jadi Sasaran Bantuan PKM UHAMKA

0
995
Mahasiswa PKM UHAMKA menyalurkan bantuan kepada seorang ibu lansia. (FA/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) kembali melaksanakan kegiataan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Walaupun di tengah pandemi Covid-19, semangat mereka tak surut untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan bantuan, terutama yang terdampak pandemi Covid-19.

Kelompok 71 yang terdiri atas 11 mahasiswa mengisi kegiatan PKM ini dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Mereka dibantu dosen pendamping yang mengarahkan.

Faozan Amar, dosen pembimbing PKM, mengatakan, semangat berbagi dalam kondisi seperti ini sangat dibutuhkan. Sebab, banyak warga yang membutuhkan. ”Membantu saat kondisi berlebih itu sudah biasa, tetapi membantu saat memiliki keterbatasan itu baru luar biasa,’’ ujarnya.

Ada dua tahapan survei dengan target utama janda lansia yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga dan buruh pengupas bawang. Faktor usia menjadi permasalahan kesulitan ekonomi mereka. Keterbatasan gerak dan kesehatan menjadi permasalahan. “Untuk menyambung hidup, mereka terpaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari walaupun dengan upah yang minim, yaitu Rp 10.000–Rp 20.000 per hari.

Selanjutnya, dilakukan penggalangan dana mulai 11 Juni–1 Agustus 2020 dan menghasilkan dana Rp 3.140.270. Penggalangan dana tersebut dilakukan dengan membagikan infromasi ke media-media sosial dan berjualan snack ringan. “Seratus persen keuntungannya akan disalurkan untuk donasi,” katanya.

Sabtu (15/8) dana tersebut disalurkan ke target pertama di daerah Kayu Manis, Condet, kepada Ibu Masanih (75 tahun) berupa bantuan langsung tunai (BLT), sembako, dan perlengkapan shalat. Lalu, target kedua di daerah Kampung Gedong, Pasar Rebo, kepada Ibu Aminah (70 tahun) berupa BLT, sembako, dan kipas angin. Terakhir, membagikan 12 paket sembako untuk warga yang membutuhkan di daerah Condet dan Kampung Gedong, Jakarta Timur.

Sementara itu, ketua kelompok 71, Leo Chandra, bersyukur dan berterima kasih atas donasi yang diberikan donatur walaupun banyak kendala yang dihadapi, menyita waktu, fisik, dan pikiran.

“Terima kasih atas bantuan para donatur yang sudah berpartisipasi. Tidak menyangka dalam kondisi seperti ini alhamdulillah kita masih bisa berbagi. Walaupun kegiatan ini lumayan melelahkan, hal tersebut hilang seketika ketika melihat para penerima bantuan tersenyum bahagia dan tak sedikit juga yang menitikkan air mata dan mendoakan kebaikan kita semua yang telah membantu mereka. Semoga menjadi ladang pahala untuk kita semua,” terangnya. (FA/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here