IMM Ash-Shiddiq Gresik Baksos Kurban di 4 Desa

0
290
Salah seorang kader IMM membagikan daging kurban ke warga di Gresik. (Fathan Faris Saputro/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Pimpinan Komisariat IMM Ash-Shiddiq STIT Maskumambang Gresik menggelar kegiatan donasi paket daging kurban secara serentak. Daging itu disalurkan kepada 160 KK dari 4 desa di kecamatan Dukun, yaitu Dukunanyar, Sembungan Kidul, Sembungan Lor, dan Kalirejo. Total hewan kurban yang didonasikan 5 ekor kambing.

Ketua Pelaksana Baksos Kurban Ahmad Furqoni mengatakan, acara ini dilakukan dengan menggandeng media partner Rumah Baca Api Literasi.

“Salah satu kebiasaan manusia adalah berhenti ketika sudah mencapai hal-hal besar. Harapan kami adalah terus berlanjut meskipun sudah mencapai hal-hal besar tersebut,” ujarnya.

Mohammad Hasbi Amirudin, Kabid SPM PK IMM Ash-Shiddiq, menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menambah manfaat bagi kedua belah pihak antara yang memberi dan yang menerima. “Untuk para donator beserta tim penyembelihan kurban Ash-Shidiq, kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas segala bentuk partisipasi dalam menyukseskan acara tersebut,” paparnya.

“Apalagi, pembagian paket daging kurban secara bersamaan ini dilakukan di saat masyarakat sedang mengalami kesulitan akibat pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PK IMM Ash-Shidiq Ziyan Rosyidah menyampaikan, alhamdulillah pelaksanaan baksos kurban kali ini berjalan sesuai harapan. Baksos kurban ini adalah kali pertama diadakan oleh Komisariat Ash-Shiddiq. Ada bantuan kurang lebih 30 panitia yang membantu, baik dari kader Komisariat Ash-Shiddiq sendiri maupun beberapa dari jajaran cabang dan beberapa kader dari komisariat lain yang ada di IMM Gresik sekaligus senior dari Komisariat Ash-Shiddiq.

“Mengingat masih diberlakukan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat, jadi belum bisa menyemarakkan kegiatan baksos kurban,” katanya.

Menurut Ahmad Muhajir, Kabid Hikmah Komisariat Ash-Shiddiq, konsep berbagi yang dijalankan bisa menjadi contoh bagi komisariat ataupun anggota masyarakat lainnya. “Bahwa kita hidup bersama orang lain dan harus saling membantu, saling meringankan agar hidup menjadi semakin berharga,” kata Muhajir. (Fathan Faris Saputro/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here