IMM dan Kokam pun Pasang Badan Bela Din Syamsuddin

0
953
Prof Dr Din Syamsuddin MA. (Sumsel Update)

KLIKMU.CO Tuduhan Gerakan Antiradikalisme (GAR) alumni ITB kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamasuddin MA juga mendapat tanggapan dari ortom-ortom. DPP IMM, misalnya.

Jumat kemarin (12/2/2021) organisasi pimpinan Najih Prastyo ini mengeluarkan pembelaan atas tuduhan radikalisme yang dialamatkan kepada Din Syamsuddin. Menurut Najih, pelaporan Din Syamsuddin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) adalah bentuk kebencian yang tak berdasar data yang kokoh. Tampak sangat jelas bahwa pelapor penuh dengan ketidaksukaan dan emosional, hingga melaporkan Din sebagai ASN dengan tuduhan radikal. Pelapor juga dianggap telah menyerang pribadi Din dengan data yang tidak valid.

Karena itu, IMM menilai bahwa pelapor sangat gegabah, terburu-buru, tanpa data, dan penuh emosional melayangkan laporan Din Syamsuddin ke KASN dengan tuduhan radikal. “Untuk itu, IMM meminta pelapor segera meminta maaf kepada Ayahanda Din Syamsuddin,” kata Najih.

Menurut Najih, Din Syamsuddin telah lama konsiten meneguhkan Islam dan Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh. Hal ini dapat terlihat dari gagasan beliau terhadap Negara Pancasila, darul ahdy wa syahadah.

“Itulah komitmen keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan Ayahanda Din Syamsuddin,” ujarnya.

Karena itu, segala bentuk kritik Din Syamsuddin kepada pemerintah sebetulnya adalah sebagai bentuk ekspresi kecintaan kepada bangsa dan negara yang dijamin oleh undang-undang. “Kritik yang diekspresikan bukanlah suatu tindakan radikal. Hal itu biasa, dijamin UU,” paparnya.

Sementara itu, Markas Besar Kokam juga memberikan tanggapan. Mereka menilai tuduhan radikal terhadap Din Syamsuddin Radikal adalah tindakan yang tanpa dasar. Padahal, Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah, dua organisasi yang pernah dipimpin Din Syamsuddin, jelas-jelas organisasi yang moderat dan punya jasa yang besar bagi bangsa ini.

Komandan Kokam Nasional PP Muhammadiyah Zainuddin menjelaskan, Din Syamsuddin adalah cendekiawan muslim dengan gelar guru besar hubungan internasional di FISIP UIN Syarif Hidayatullah. Pemikiran dan aksinya dalam membangun moderasi Islam di dunia internasional mendapatkan pengakuan Internasional. Tidak ada pemikiran dan aksi Din Syamsuddin yang menjurus kepada tindakan radikal.

“Kalau Pak Din akhir-akhir ini melontarkan kritik kepada penguasa, tentu didasarkan atas panggilan keimanan, keilmuan, dan tanggung jawab kebangsaan. Bapak Presiden pun terbuka terhadap masukan dan kritik,” ujarnya.

Berkaitan dengan hal itu, Markas Besar Kokam Nasional menyampaikan bahwa tuduhan tersebut salah alamat. “Kami meminta tuduhan ke KASN dicabut,” tegas Zainuddin. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here