IMM Korkom UINSA Jalin Kerjasama dengan Equal Acces International dalam Heritage Seminar

0
291
Memorandum of Understanding (MoU) antara Equel Acces Internasional dengan Koordinator Komisariat (KORKOM) IMM UIN Sunan Ampel Surabaya

KLIKMU.CO – Dalam acara The Heritage Seminar di Wisma Bahagia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Korkom UINSA menjalin kerjasama dengan Equal Acces Internasional, Senin (15/10).

Kerjasama tersebut dilakukan sebelum acara seminar dimulai. Diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Equal Acces International dengan ketua IMM Korkom UINSA, dan disaksikan oleh kurang lebih 150 peserta seminar yang datang.

Eksistensi IMM UINSA terus menunjukkan eksistensinya dalam mengadakan berbagai kegiatan. Seperti seminar, baksos dan kegiatan lainnya.

Aziz Maulana Akhsan Ketua IMM Korkom UINSA periode 2018-2019 mengatakan, tidak sedikit tantangan yang dihadapi IMM. Meski demikian pihaknya ingin menunjukkan dinamisasi gerakan di kampus hijau tersebut.

Kata Aziz, The Heritage Seminar yang diselenggarakan oleh Equal Acces International dan bermintra dengan Pusat Study Agama dan Multikulturalisme (PUSAM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) serta IMM Korkom UINSA, kali ini mengangkat tema ‘Doktrin Perdamaian dan Kontestasi Politik Identitas Keagamaan di Negara Multikultural’.

“Kita bisa melihat fenomena yang terjadi dilingkup kebangsaan, kita lihat hari ini agama menjadi alat konflik, alat perpecahan, kemudian kontestasi politik menjadikan agama sebagai alat untuk memenangkan sosok, oleh karena itu justru agama tidak menjadi perdamaian, justru agama dijadikan konflik dan perebutan politik kekuasaan itu,” jelas Aziz.

Sehingga dengan adanya kerjasama ini, Aziz berharap kedepannya bisa tetap menjalin kerjasama, bukan hanya seminar ini, akan tetapi seminar-seminar yang akan datang agar tetap bersinergi, untuk mengawal isu-isu kebangsaan terutama mengawal isu keagamaan dan perdamain.

Selain itu Aziz juga berharap kader-kader IMM UINSA peduli terhadap kondisi keagamaan dan kebangsaan.

“Kita ingin kader tidak apatis terhadap isu-isu agama, politik dan lain sebagainya, harusnya kader imm mampu untuk menjadi problem solver,” tukas Choirul Mahfud, sembari meminta IMM untuk bisa memberikan solusi bukan orang yang justru menimbulkan atau menambah masalah. (Isdiadatul/abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here