Imtihan Al-Qur’an SD Muhammadiyah 15 Surabaya Tuai Banyak Pujian

0
668
Para siswi dalam imtihan Al-Qur'an SD Muhammadiyah 15 Surabaya. (Ali/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Arina Tadzkiyatun Ni’mah menjadi wisudawan tahfidz terbaik pada imtihan/wisuda Al-Qur’an VIII SD Muhammadiyah 15 Surabaya. Siswi kelas 5 itu berhasil meraih nilai sempurna 100 dari 140 siswa yang mengikuti tahfidz Qur’an.

Selain Arina, ada Areta Aulia Rahma, siswi kelas 6 yang menjadi wisudawan tarjim terbaik dengan nilai 84. Ia bersaing dengan 9 siswa lainnya dalam kategori tarjim.

Di hadapan seluruh orang tua, guru, dan siswa, keduanya mampu menyelesaikan ujian yang diberikan oleh penguji Ustadz Imam Syafii dari Pesantren Nurul Falah (mitra kerja SDM Limas dalam bidang baca, tulis, dan hafalan Al-Qur’an).

Kegiatan imtihan/wisuda Al-Qur’an VIII SD Muhammadiyah 15 Surabaya, khotam Al-Qur’an, tahfidz juz 30, dan tarjim diikuti 359 siswa dari kelas 3-6 dengan perincian kategori tarjim 10 siswa, tahfidz Qur’an 140 siswa, rebana 12 siswa, dan khotam Qur’an diikuti 191 siswa.

Direktur Pesantren Nurul Falah dan penyusun buku metode tilawati Drs H Ali Muafa menjelaskan, belajar membaca Al-Qur’an sejak dini tidak sulit dilakukan. Terbukti pada siswa siswi SD Muhammadiyah 15 Surabaya.

“Kami memberikan selamat kepada yayasan dan sekolah yang berhasil membuktikan bahwa belajar Qur’an itu mudah. Ini sesuai dengan surah Al Qomar ayat 17, 21, 32. Ternyata tidak hanya baca Qur’an, tartil 30 juz, tetapi juga belajar memahami. Makanya tadi kita lihat anak-anak kecil sudah pandai pula menerjemahkan artinya,” kata Ali Muafa, Sabtu (1/2).

Kepala SD Muhammadiyah 15 M. Natsir mengungkapkan, kegiatan imtihan, selain merupakan pembelajaran pada siswa, sekaligus sebagai upaya syiar agama Islam, khususnya Al-Qur’an, di kalangan anak-anak.

“Kami sudah lama melaksanakan kegiatan ini. Kali ini merupakan kegiatan kedelapan. Harapannya, siapa pun yang memimpin SD Limas, ke depan tetap meneruskan program ini agar siswa-siswi pandai membaca dan memahami Al-Qur’an sebagai pegangan hidupnya,” ujar M. Natsir.

Pada kesempatan itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung H Muhammad Maskur mengaku bangga dengan kerja keras SD Muhammadiyah 15, khususnya dalam program pengajaran Al-Qur’an.

“Selain pendidikan akademiknya yang bagus, sekolah ini juga berhasil memberikan pengajaran agama Islam kepada siswanya. Dari 28 SD Muhammadiyah di Surabaya, baru beberapa di antaranya yang melaksanakan program seperti ini,” ungkap Muhammad Maskur.

Imtihan/wisuda Al-Qur’an VIII SD Muhammadiyah 15 Surabaya, khotam Al-Qur’an, tahfidz juz 30, dan tarjim dihadiri pula Pengawas TK-SD Wilayah Surabaya IV Drs H Mamik Subagyo MPd, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Ranu Wasisto MPd, dan Prof Dr Biyanto dari PWM Muhammadiyah Jawa Timur.

Dalam sesi parenting, Biyanto menerangkan bahwa kunci pendidikan Al-Qur’an itu dimulai dari rumah, kemudian dilanjutkan di sekolah.

“Dalam proses pembelajaran maupun di luar proses pembelajaran seperti yang dikembangkan SD Muhammadiyah 15 Surabaya ini. Barulah yang ketiga di lingkungan masyarakat,” tutur guru besar Universitas Islam Negeri Serabaya (UINSA) itu, lantas melihat peserta wisuda dengan senyum bangga. (Ali Shodiqin/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here