Ini 5 Nilai Moderasi Cegah Radikalisme

0
550
Tangkal radikalisme: Suasana pengajian di halaman Panti Asuhan Muhammadiyah Magetan yang tidak pernah sepi.(Foto: Spesial)

KLIKMU.CO – Sebagai upaya membendung faham radikalisme, ada 5 nilai moderasi Islam yang dapat ditumbuh kembangkan dan dipraktikkan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Pertama, nilai kesederhanan, kedua nilai keterbukaan, ketiga nilai Welas Asih peduli, keempat nilai saling menghargai dan kelima nilai kesantunan.

Ustadz Sholihul Huda, M.Fil.I. Anggota Majlis Tabligh PWM Jawa Timur mengutarakan hal tersebut dalam rangka Pengajian Ahad Pagi di Panti Asuhan Muhammadiyah Magetan, (20/5).

Pengkajian agama Islam itu diselenggarakan oleh Majlis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Magetan yang dihadiri tidak kurang dari 500 jamaah.

“Fenomena aksi teror bom bunuh diri yang melibatkan satu keluarga di Surabaya dan Sidoarjo menyisahkan kepedihan. Kemudian ditindaklanjuti penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 disejumlah tempat di Jawa Timur sempat menggusarkan masyarakat, ” katanya yang menimbukan warga semakin tidak nyaman.

Wakil Ketua Pimpinan Pemuda Wilayah Muhammadiyah (PWPM) Jatim ini menilai bahsa sebagai upaya membendung tindak/aksi teror yang mengatasnamakan agama diperlukan penanganan serius. Dan melibatkan banyak pihak terutama dimulai dalam keluarga.

“Penanganan ini harus serius supaya aksi teror bom dengan atas nama agama tidak terulang kembali,” ungkap Dosen FAI UMSurabaya ini.

Solikh menegaskan, aksi tersebut tidak dibenarkan dalam islam. Juga agama manapun tidak ada yang mengajarkan perilaku diluar kepatutan dan nilai kemanusiaan.

“Menyakiti sesama, lebih-lebih membunuh 1 manusia saja sama halnya membunuh manusia se bumi. Padahal itu perbuatan dosa besar,” katanya sembari mengungkapkan inilah yang harus difahamkan kepada para fundamentalis itu.

Karena itu, tegas Solikh menyebarkan dan membumikan niliai moderasi islam dalam masyarakat merupakan cara ampuh memangkas paham keagamaan yang salah. (Huda/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here