Ini Dua Tantangan Dakwah Muhammadiyah

0
117
Suhadi M. Sahli (kanan) menyampaikan materi dalam rapat khusus Majelis Tabligh PDM Surabaya di SDM 9 Bulak. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MT PDM) Kota Surabaya melaksanakan pentasyarufan rapat khusus di SD Muhammadiyah 9 Bulak Surabaya, Sabtu (13/2/2021).

“Tiada daun yang gugur tanpa ada izin Allah Subhaanahuu Wata’ala. Begitu juga dengan raker ini atas izin Allah Subhaanahuu Wata’ala yang diperjelas dengan firman Allah surah As Shof ayat 10 sampai ayat 12,” ujar Ketua MT PDM Ustadz Suhadi M. Sahli MAg.

Kepada hadirin rakornas, Ustadz Suhadi mengatakan bahwa firman Allah surah As Shof ini menjelaskan bahwa kita harus berjihad dengan harta dan jiwa. “Kalau di zaman Rasulullah tentara itu tidak dibayar. Meskipun tidak ikut berperang, mereka memberikan hartanya sebagai bekal dalam berperang,” katanya.

Allah berfirman, hal seperti itu lebih baik jika kamu mengerti dan jika kamu mengetahui. “Ketika manusia mengetahui bahwa perdagangan yang paling baik adalah perdagangan dengan Allah, perdagangan yang untungnya sangat besar yakni akan mendapatkan surga Allah Subhaanahuu Wata’ala,” jelasnya.

Ustadz Suhadi melanjutkan, tantangan dakwah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya ada dua, yakni dari internal dan eksternal.

“Pertama, tantangan dakwah dari internal meliputi kemiskinan, kebodohan, kejumudan, maraknya penyakit TBC, dan kualitas mubaligh yang masih kurang,” terangnya.

Kedua, tantangan dakwah dari eksternal yang meliputi gerakan pemurtadan, penyakit sipilis (sekulerisme, pluralisme, liberalisme), penguasaan iptek, informasi, budaya, politik dan ekonomi dikuasai oleh Barat. Berkembangnya organisasi keagamaan lain yang agresif, progresif, dan variatif, paradigma kehidupan masyarakat yang pragmatis,” jelasnya.

Dia berharap dakwah umat Islam dapat mencakup persoalan-persoalan yang kian kompleks seperti itu. (Habibie/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here