Ini Pesan Pak Menteri di Acara Rakernas Majelis Pendidikan PP Muhammadiyah (-2 Habis)

0
198
Foto Kegiatan diambil M Syaikhu; Islam

Catatan Pemimpin Redaksi KLIKMU.CO,  M. Syaikhul Islam dari arena rapat kerja Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dari Yogyakarta pada hari kamis ( 6/9) hasil pemaparan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Bapak Muhajir Effendi

Ketigabelas. Standard Pelayan Minimun (SPM) akan dinaikkan. Karena yang ada selama ini sudah ketinggalan. Saat ini SPM terlalu rendah. Kalau tidak segera dinaikkan, dikhawatirkan sekolah2 swasta (Muhammadiyah) akan tertinggal dengan sekolah negeri.

Keempatbelas. Kebijakan zonasi menjadi seleksi alam. Banyak sekolah swasta yang gulung tikar, namun juga banyak sekolah swasta yang mendapatkan kepercayaan masyarakat lebih.

Kelimabelas. Kebijakan Kemendikbud saat ini mengejar ketertinggalan mutu SDM. Majelis Dikdasmen dan sekolah Muhammadiyah harus banyak berbenah.

Keenambelas. Muhammadiyah diharapkan dapat memelopori kerjasama multikultural. Tidak membatasi diri pada kumunitas yang sama. Harus ada keberanian untuk terbuka.

Ketujuhbelas. Aktivis Muhammadiyah dan warganya tidak perlu banyak bicara NKRI harga mati. Yang terpenting adalah bukti menjaga dan memajukan bangsa dan negara ini.

Kedelapanbelas. Penting bagi guru melatih nalar kritis siswa dan kreativitas sehingga menghasilkan karya yang baru. Tidak terlalu banyak materi yang bersifat menghafal.

Kesembilanbelas. Kualitas kreativitas pelajara Indonesia sebagai produk pendidikan masih dinilai rendah. Sehingga harus banyak ditingkatkan.

Keduapuluh. Jangan sampai sekolah-sekolah Muhammadiyah meluluskan banyak alumni sekolah, namun tidak bangga terhadap Muhammadiyah. Untuk itu, diupayakan tiada hari tanpa indoktrinasi Kemuhammadiyahan.

Keduapuluh satu. Peraturan terbaru bahwa sekolah dilarang menyimpan uang karena jika menyimpan uang dan ketahuan maka akan kena pajak 25 persen. Hal ini karena sekolah sebagai lembaga non-profit.

 

Keduapuluh dua. Dalam waktu dekat akan dilaunching program digitalisasi sekolah. Pembelajaran siswa berbasis manual book akan dikurangi digantikan materi-materi digital.

Keduapuluh tiga. Ke depan fungsi dan peran guru sebagai pengajar akan dikurangi, tetapi akan lebih sebagai fasilitator dan katalisator. ( Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here