Ini tentang Pensiunan Marinir yang Jadi Pejuang dan Pegiat Masjid

0
116
H. Mustafid (tengah), pensiunan marinir yang jadi pejuang dan pegiat Masjid Al Ikhlas Wonorejo. (Andi/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Ini cerita tentang seorang pejuang dan pegiat masjid. Namanya H. Mustafid. Aktivitas silaturahmi untuk menambah rezeki dan memperpanjang umur benar-benar dipraktikkan oleh H. Mustafid, pensiunan marinir dengan usia lebih dari 80 tahun itu.

Begitu kesan yang disampaikan Lukman Malik, teman seperjuangannya, saat membangun Masjid Al Ikhlas Wonorejo lV/97, Surabaya. Lukman mengetahui kehadiran H. Mustafid yang bersilaturahmi ke Surabaya dari Kota Malang.

Menurut Budiono, jajaran Takmir masjid Al Ikhlas, H. Mustafid bukan hanya seorang pejuang, melainkan juga pelopor dan pegiat pembangunan Masjid Al Ikhlas. Upayanya menggali dana begitu maksimal untuk suksesnya pembangunan.

“Peran beliau sangat penting dalam sejarah berdirinya Masjid Al Ikhlas. Dari diskusi muncullah gagasan berdirinya masjid,” ujarnya saat berkumpul bersama di rumah H. Mustafid.

Kepada KLIKMU.CO, Mustafid menyampaikan bahwa dirinya suka bersilaturahmi ke teman-teman saat bertugas sebagai marinir. Ia lantas berpesan agar maksimal dakwah di masjid. “Agar masyarakat lebih dekat dengan masjid, beri perhatian kepada tetangga masjid agar tetangga mau berjamaah,” tegasnya.

Sementara itu, Imam Syaukani selaku takmir pertama menyampaikan, kita harus mampu meneruskan perjuangan H. Mustafid dengan berdakwah melalui silaturahmi. Sebab, ada banyak hal yang bisa dapatkan.

“Semoga kita tetap diberi kesehatan dan istiqamah dalam berdakwah,” sahut Rudi Wijiono, pengurus PCM Tegalsari Surabaya. (Andi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here