Inilah 5 Poin Penting Al-Islam yang Harus Melekat Pada Kader Muhammadiyah

0
176
Spirit: Kyai Zayyin Chudlori memberikan penguatan kepada para santri milenial di acara darul arqom panti pesantren muhammadiyah se Surabaya.(Foto: Puguh/Nasikin)

KLIKMU.CO –Kegiatan darul arqom dilingkungan santri panti pesantren Muhammadiyah Surabaya resmi dibuka oleh Drs.H.Zayyin Chudlori,M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, dengan tema ‘Melejitkan Potensi Santri Menuju Islam yang Berperadaban’, di Panti Pesantren Modern Muhammadiyah Cabang Kenjeran pada hari jumat hingga ahad, (1-3/6).

Darul Arqam yang berlangsung di panti asuhan muhammadiyah Kenjeran ini diadakan oleh Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPS PDM) kota Surabaya dan dihadiri lebih dari 43 santri panti. Mereka berkisaran seusia SMP dan SMA.

Selain membuka acara beliau juga sebagai pemateri I yang menyampaikan 5 poin dasar tentang Al-Islam yang dipahami seorang kader

Ustad Zayyin, sapaan akrabnya, lantas memaparkan 5 poin penting tentang Al-Islam yang wajib dihafal dan dimengerti oleh seorang kader Muhammadiyah.

Pertama, agama islam merupakan aturan hidup manusia yang diturunkan oleh Allah kepada para Nabi-Nya yang telah tertulis pada kitab Al-qur’an dan Al-Hadits. “Dengan menerapkan agama islam, maka saya yakin umat manusia akan sejahtera di dunia dan akhirat” Jelas Zayyin.

Kemudian, kedua adalah sesuai yang tertera disurat Ad-Dzariyat ayat 56. “Allah menciptakan manusia ini dengan tujuan hanya untuk beribadah kepada Allah” Terang pria yang menjabat sebagai ketua PDM Surabaya itu.

Ketiga ialah keikhlasan. “Dalam melaksanakan ibadah, kita harus mengutamakan ikhlas karena Allah dan mencari ridho-Nya” Ungkap pria sebagai dosen di UINSA tersebut.

Yang keempat adalah bertaqarrub kepada Allah. Zayyin menjelaskan bahwa ibadah merupakan segala usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan mentaati segala perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Kelima, terakhir adalah ibadah dibagi menjadi dua yakni ibadah umum dan khusus. “Yang dimaksud ibadah umum ialah perbuatan yang diizinkan oleh Allah untuk kebutuhan duniawi sedangkan ibadah khusus adalah perbuatan yang tata caranya sudah ditetapkan oleh Allah dan Rosul”, tutupnya. (Azmi Izuddin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here