Inilah Empat Kunci agar Anak Bisa Meraih Kesuksesan

0
7710
Kepala MI Muhammadiyah 10 Rejosopinggir Annas Fauzi saat menyampaikan materi tentang kami kunci sukses anak. (Zuly/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Sukses dalam hal pendidikan, pekerjaan, dan masih banyak hal lain yang dapat berjalan secara lancar sesuai dengan keinginannya. Akan tetapi, banyak yang mengira bahwa kesuksesan hanyalah milik mereka yang berasal dari golongan orang yang kaya. Dengan kekayaan yang dimiliki, mereka bisa membuat usaha tanpa perlu bersusah payah.”

Hal ini disampaikan oleh Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 10 “Madrasah Penghafal Al-Qur’an Rejosopinggir, Annas Fauzi SPdI, dalam sambutan acara Pengambilan Rapor Semester Ganjil dan Parenting di MI Muhammadiyah 10, Senin (23/12/2019).

Padahal, kata Annas, hal itu bukanlah yang dinamakan kesuksesan. “Yang dimaksud kesuksesan adalah keberhasilan yang diperoleh dari hasil jerih payah sendiri,” tegasnya.

Unas, panggilan akrabnya, menjelaskan, ada empat kunci kesuksesan. Pertama, taat kepada Allah. Anak-anak perlu dibiasakan untuk shalat dan membaca atau menghafal Al-Qur’an. “Di MI Muhammadiyah 10 anak-anak sudah dibekali agar menjadi hamba yang taat kepada Allah SWT lewat pembiasaan-pembiasaan, antara lain, shalat Duha, shalat Duhur berjamaah, membaca dan menghafal Al-Qur’an secara fasih, memulai segala sesuatu dimulai dengan doa dan selesai shalat Duhur selalu dibiasakan untuk mendoakan orang tua,” jelasnya.

Menurut Unas, Allah-lah yang memberikan kesempatan untuk hidup. “Bukankah manusia tinggal menjalankan apa yang menjadi kewajiban dan menjauhi apa larangan-Nya?” tanyanya retoris.

Unas menyatakan, Allah akan lebih senang jika ada makhluk yang mau berdoa sepanjang waktu. Tidak hanya itu, manusia juga perlu mengucapkan rasa syukur atas semua nikmat kehidupan yang diterimanya. Dengan begitu, niscaya Allah akan memudahkan manusia untuk mencapai kesuksesan.

Kunci kesuksesan kedua adalah doa orang tua. Orang tua harus lebih hati-hati dalam berkata kepada anak-anak. “Ucapkan kata-kata yang baik kepada anak agar anak kita menjadi baik. Karena doa orang tua akan didengar oleh Allah. Terutama jika doa itu berasal dari doa seorang ibu. Niscaya Allah akan mempercepat jalan untuk mencapainya. Jika doanya baik, anak kita akan menjadi baik. Jika doanya jelek, anak kita akan menjadi sesuai dengan apa yang kita ucapkan,” terangnya.

Kunci kesuksesan ketiga, akhlak (karakter) harus selalu dibiasakan untuk melakukan perbuatan terpuji sejak dini. “Insya Allah kalau akhlak anak-anak baik, akan mudah meraih kesuksesan. Jadi sebagai orang tua harus memberi contoh yang baik kepada anak-anak, karena ‘children see children do’. Artinya apa yang anak lihat akan ditiru/dilakukan,” ungkapnya.

Untuk membentuk karakter anak MIMLoe (MI Muhammadiyah 10) sesuai dengan kunci kesuksesan yang ketiga, kata Unas, sekolah pun diberi pembiasaan-pembiasaan yang baik. Antara lain semut (sejenak memungut sampah) setelah apel dan germat (gerakan hemat), yakni setiap anak diharuskan memiliki celengan di rumah dan diusahakan selalu menyisihkan sebagian uang jajannya untuk dimasukkan ke celengan.

Selanjutnya, kunci kesuksesan yang keempat adalah menemukan potensi/bakat anak. Sebab, setiap anak mempunyai bakat/kelebihan masing-masing. “Orang tua harus tahu bakatnya dan asah terus bakatnya. Allah menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi dan dibekali dengan keistemewaan bakat yang harus ditemukan oleh orang tua atau guru. Oleh sebab itu, Madrasah Penghafal Al-Qur’an, MI Muhammadiyah 10 Rejosopinggir, Tembelang, Jombang, menawarkan banyak program ekstrakurikuler,” jelasnya.

Di antaranya adalah hafalan Al-Qur’an, band cilik, wartawan cilik (warcil), pembuatan film, teater, polisi cilik (polcil), HW (Hisbul Wathan), TS (Tapak Suci), TIK, dan catur. Ada juga program cooking class dan market day untuk pengasahan bakat entrepreneur. (Zuly Ahsan/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here