Inilah Lima Jalan yang Memicu Setan Menggoda Manusia

0
108
Jalan kehidupan: Ustad usman daud memaparkan bagaimana setan mengelincirkan manusia. (Foto:Spesial)

KLIKMU.CO – Sebagai manusia yang dikaruniai hidup di dunia, tak jarang memiliki godaan dan cobaan dalam beribadah. Hal itu, kemungkinan besar terjadi karena adanya gangguan setan dan iblis. Kurang lebih itulah yang tercermin dari Ceramah Kajian Subuh oleh Wakil Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Surabaya, Usman Daud, MA di Masjid Remaja Jl. Kailom Lor 3 / 41 Kenjeran Surabaya, Ahad (27/5).

Pada pengajian itu, Usman mengutip ayat (16-17) di Surat Al-A’raf, yang artinya “(Iblis) menjawab, karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus” (16). “Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur,” (17).

Menurut Usman, ada lima jalan yang memungkinkan setan untuk menggangu manusia. Yang perma dan kedua, masih menurut Usman, ialah jalan dengki dan marah. Menurutnya dua hal itu menjadi lahan subur bagi setan untuk menggoda manusia.

“Pertama, setan masuk pada diri manusia lewat sifat hasad (dengki dan tamak). ini memang menjadi jalannya syetan. Kalau sifat ini sudah dimasuki setan maka dia hidup, ingin makan sendiri, nyaman sendri. Kedua, marah. Marah pintu terbesar kedua setan masuk kedalam hati manusia untuk menyesatkannya,” tukasnya.

Selanjutnya, papar Usman, untuk yang ketiga dan keempat ialah sikap mubadzir dan kekenyangan saat makan.

“Ketiga tahsin. Orang yang biasanya suka kesenangan dan keindahan seperti rumah yang harus dihias, pas bunga yang bagus, harganya jutaan. Itu hanya untuk kesenangan yang menjadikan manusia terlena dengannya, itu bukan kebutuban primer. Keempat, makan terlalu kenyang. Kebanyakan makan habis kenyang klekeen sehingga malas beribadah,” tukasnya.

Yang terakhir, menurut Usman ialah tamak terhadap milik orang lain. Hal itu, menurutnya bisa memicu setan untuk menggoda lebih kuat.

“Kelima tamak terhadap milik orang lain. Kepingin seperti orang lain, apa yang dicita-citakan dalam pikirannya maunya diambil semua,” tukasnya.

Di akhir sesi, Usman berpesan agar sikap demikian dihindari, dan mewaspadai gejala dari godaan setan.

“Setan menjadikan orang itu tamalluk negatif (memiliki yang negatif). Suka cari muka, orang yang seperti ini di mana-mana ada. Maka kalau orang tamak itu apabila menginginkan sesuatu berbagai cara dilakukan untuk mendapatkannya,” tuturnya mengakhiri sesi. (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here