Inilah Wujud Keindonesiaan Yang Nyata, Yayasan Seribu Senyum Dirikan 200 Hunian Nyaman untuk Korban Gempa Lombok

0
145
Tim Yayasan Seribu Senyum menyerahkan bantuan rumah hunian nyaman untuk korban gempa Lombok

KLIKMU.CO – Raut sumringah itu terpancar diwajah Muhammad Fauzi, setelah mendapat tempat hunian Layak dari Yayasan Seribu Senyum bersama Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya. Fauzi kehilangan tempat tinggal pasca gempa mengguncang Lombok dengan kekuatan 7.00 skala rickter.

”Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Seribu Senyum dan SAIM atas bantuan hunian ini. Saya dan istri saya keluarga baru, masih 4 bulan menempati rumah yang baru saja kami bangun. Tapi ya, mau bagaimana lagi, ini sudah kehendak yang maha kuasa, saya tidak bisa mencegahnya. Rumah saya hancur, ambruk akibat gempa yang begitu besar malam itu,” ujar Fauzi juga Sekretaris Desa Santong yang berupaya menahan supaya air matanya tidak menetes.

Azis Badiansyah Direktur Pendidikan Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) mengatakan,
bersama Yayasan Seribu Senyum pihaknya ingin turut andil meringankan beban para korban gempa Lombok dengan target membangunkan 200 hunian nyaman bagi warga Dusun Sukadami Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.

Azis memaparkan sementara ini masih terdapat 41 hunian yang sudah bisa dimanfaatkan oleh warga. Bagi dia, gempa bumi yang menngguncang Lombok Agustus silam itu, menjadi sejarah yang tak terlupakan khususnya warga Desa Santong Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Oleh karena itu perlu upaya mengembalikan gairah hidup warga masyarakat.

Sementara itu, Syafrizal Izaqi Ketua Tim Seribu Senyum untuk Lombok menuturkan, pola pembangunan hunian yang dilakukan adalah dengan mendirikan kembali hunian di pondasi awal rumah warga.

”Kami tidak ingin merubah budaya warga, kami hanya ingin mengembalikan kehidupan mereka seperti sediakala sebelum gempa. Maka dari itu, hunian nyaman ini berdiri di atas pondasi rumah yang telah hancur oleh gempa.” katanya kepada KLIKMU.CO Kamis (25/10) sembari menceritakan yang paling berkesan dan bangga ialah bagaimana kegiatan itu dilakukan secara bergotong-royong.

Lebih lanjut, warga Desa Santong sudah mulai beraktivitas nomal seperti semula. Utamanya, kata Azis bagi anak-anak sudah beraktifitas semua, baik mengaji, sekolah dan lainnya.

“Berbagai kegiatan juga telah diprakarsai oleh tim dari SAIM. Karena anak-anak identik dengan keceriaan, dan yang ingin kami hadirkan adalah keceriaan bagi anak-anak.” terang Azis.

Lebih lanjut, Fuad Fahmi Hasan Direktur Seribu Senyum mengucapkan rasa berterima kasih kepada seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam program tersebut. Fuad manambahkan, total donasi yang terkumpul untuk gempa Lombok sebesar Rp 355,396,870. Dana tersebut disalurkan dalam dua tahap, tahap pertama berupa bantuan sembako, sedangkan yang kedua berupa pembangunan 41 Hunian dan 1 Musholla.

“Pada intinya, kami ingin mereka tersenyum juga bisa membuat warga bahagia. Juga memberi harapan baru,” jelas Fuad sembari memberi tahu bahwa tempat hunian itu diberi nama “Bale Kemos” yang artinya rumah senyum. (Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here