Inspiring, SD Limas Kenalkan Keunggulan Sekolah dengan Gali Potensi Anak melalui Ajang Kompetisi

0
108
Salah satu jenis lomba Limas Inpiring Competition (LIC) SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Pop Up yang diikuti 68 siswa dan wali peserta didik. Pop Up bertujuan menjalin keakraban antara anak dan orang tua supaya lebih erat.

KLIKMU.CO – “Ayo-ayo tendang itu bolanya,” teriakan guru TK yang mengintruksikan anak didiknya supaya segera memasukkan bola ke gawang lawannya. Hampir semua penonton tertawa lepas melihat kelucuhan anak-anak bermain starball, sebuah futsal mini yang lapangannya dibatasi papan setinggi lutut orang dewasa. Anak-anak semua pada mendekat dimana bola itu berada. Tanpa arah.

Gambaran itu, terlihat saat sebuah ajang Limas Inpiring Competition (LIC) 2K18 bertajuk Mewujudkan Kreatifitas Menuju Pendidikan Berkarakter dilakukan oleh SD Muhammadiyah 15 (Limas) Surabaya pada Sabtu pekan awal lalu.

LIC merupakan sebuah wadah sekaligus ajang penggalian bakat anak usia dini, baik kecerdasan kinetis, bahasa, linguistic, matematis dan lain sebagainya.

Sebuah ajang kompetisi itu menarik minat ratusan peserta dari TK se-Surabaya. Bahkan ada yang dari luar kota, seperti Gresik dan Sidoarjo.

“Sudah kali ketiga ini, anak didik kami ikut berkompetisi di LIC ini,” tutur Arlupi, S.Pd Guru TK IT Mutiara ibu Surabaya, bahkan sebagian besar anak didiknya menjadi siswa di SD Limas.

Tidak kurang dari 20 lembaga pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dari tiga daerah itu, ikut dalam kompetisi yang dilakukan setiap tahunnya.

“Ajang tahunan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mewadahi sekaligus menggali potensi anak-anak Surabaya, khususnya Surabaya wilayah Barat,” ungkap M. Natshir, M. Pd. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 15 Surabaya.
Adapun jenis lomba yang dipertandingkan, yaitu starball, pop up, bercerita dan MHQ (Musabaqoh Hafidz Qur’an).

“Pop up ialah sejenis lomba menggambar kemudian disusun menjadi tiga dimensi. Yang mana lomba ini diikuti sebanyak 68 peserta. Dan hebatnya setiap siswa didampingi orang tua masing-masing,” tambah Natshir.

Bagi dia, ada nuansa kedekatan yang lebih erat antara ibu dan anak. Juga sejatinya pendidikan tidak sekedar tanggungjawab sekolah atau tenaga pendidik. Namun orang tua atau keluarga itulah pondasi awal sebuah pendidikan.

Hadir dalam kesempatan itu sekaligus membuka acara H. Arif An, SH. Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya didampingi M. Natshir Kepala Sekolah. Arif An meyakinkan kepada semua wali murid yang hadir untuk memilih sekolah yang terbaik dan terunggul.

“Dan SD Limas inilah salah satu sekolah unggulan Muhammadiyah, bahkan terunggul di Surabaya Barat, ” kata Arif An bersemangat dihadapan 228 peserta lomba.

Selain itu, dalam pembukaan anak-anak juga diajak melepas balon udara dengan harapan mereka memiliki impian tinggi, setinggi angkasa.

“Anak-anak kami ajak supaya memiliki impian tinggi,” pungkas Natshir yang pasca pelepasan balon anak-anak diajak mengheningkan cinta atas musibah jatuhnya Lion Air JT-610. (Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here