Internasionalisasi Gerakan Muhammadiyah, Sejauh Mana?

0
883

WAWANCARA EKSKLUSIF
dengan
Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah
(Bagian 1)

Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar Sulawesi Selatan merupakan tonggak sejarah penting bagi Persyarikatan. Dari sekian butir rekomendasi yang dihasilkan, salah satunya adalah amanah kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah agar melakukan gerakan internasionalisasi paham pemikiran (ideologi/manhaj) dan gerakan organisasi yang didirikan oleh Kyai Ahmad Dahlan tersebut.

Misi tersebut tidak semata imajinasi hampa para pejuang dakwah Muhammadiyah. Namun, juga terdorong oleh rekomendasi dan kepercayaan berbagai lembaga dunia yang menilai bahwa Persyarikatan terbilang sukses membangun peradaban masyarakat sipil (civil society) dengan amal shalihnya.

Lantas, setelah paruh periode ini berlalu, bagaimana dengan implementasi misi profetik yang harus mengarungi lintas benua dan menembus batas negara dan bangsa tersebut? Berikut petikan wawancara eksklusif M. Syaikhul Islam Pemimpin Redaksi KLIKMU.CO dengan Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahad (4/2).

Salah satu butir yang dihasilkan dalam Muktamar ke-47 di Makassar adalah misi internasionalisasi Muhammadiyah. Bagaimana perkembangan misi tersebut?

Secara bertahap, Muhammadiyah mulai mengembangkan dirinya sebagai gerakan internasional. Pertama, sejak 2011 Muhammadiyah sudah resmi tercatat sebagai anggota Ecosoc, sebuah lembaga sosial dan ekonomi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Kedua, Muhammadiyah memiliki organisasi mitra (sister organization) dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di lebih dari 20 negara. Ketiga, Muhammadiyah memiliki kerjasama dengan beberapa negara seperti Inggris dan Australia serta organisasi tingkat dunia.

Keempat, Muhammadiyah mulai mendirikan amal usaha di beberapa negara seperti Malaysia, Mesir, Taiwan, dan Australia. Kelima, Muhammadiyah mulai melakukan kegiatan kemanusiaan di Philipina, Myanmar, Palestina, dll. Keenam, Muhammadiyah memberikan beasiswa bagi mahasiswa negara sahabat untuk studi Sarjana dan Master di beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Ketujuh, Muhammadiyah melalui para tokoh baik sebagai pribadi maupun pimpinan aktif dalam berbagai forum internasional, baik yang bersifat akademik maupun strategik. Peran Muhammadiyah dalam dialog dan kerjasama antar-iman sangat menonjol dan dihormati berbagai kalangan.

Mengapa Muhammadiyah merasa perlu menyebarluaskan paham gerakannya ke ranah global? Target apa yang hendak diraih?

Muhammadiyah perlu melakukan internasionalisasi karena beberapa alasan. Pertama, karena tuntunan dan keniscayaan sejarah. Banyaknya permintaan dari berbagai institusi untuk Muhammadiyah berperan lebih besar. Permintaan tersebut diajukan berdasarkan pengalaman dan penilaian individu dan lembaga yang berinteraksi dan bekerjasama dengan Muhammadiyah. Kedua, pembinaaan anggota Muhammadiyah di luar negeri. Sebagian juga karena permintaan Kedutaan Republik Indonesia di mancanegara. Ketiga, adanya peluang dan tantangan untuk memperkuat gerakan Muhammadiyah di dalam negeri dengan jaringan lembaga dan negara asing serta diaspora Muhammadiyah. Internasionalisasi dilaksanakan berbasis gerakan sosial, pendidikan, kebudayaan, dan kemanusiaan, bukan melulu melalui pengajian.

Apa anda yakin ideologi gerakan Muhammadiyah nantinya akan diterima oleh masyarakat internasional? Apa modalitas Muhammadiyah?

Sekali lagi, Muhammadiyah melakukan Internasionalisasi berbasis aksi, bukan penetrasi ideologi. Dunia internasional memahami aksi Muhammadiyah merupakan aktualisasi dari ideologi atau manhaj. Cara yang kedua melalui publikasi. Banyak tulisan intelektual asing dan cendekiawan Muhammadiyah tentang berbagai bidang dan aspek gerakan Muhammadiyah. Memang banyak permintaan agar manhaj Muhammadiyah ditulis dalam bahasa Inggris atau Arab. Targetnya bukan untuk menjadikan masyarakat menjadi anggota Muhammadiyah, tetapi agar mereka mengenal Muhammadiyah dan bisa mendapatkan rahmat dan manfaat dengan kehadiran Muhammadiyah. (ICOOL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here