Islam Adalah Agama Universal

0
194
Peta dunia diambil dari ma'had aly P2S2 Sukorejo

KLIKMU.CO

Oleh: Hamzah*

Universalitas agama tidak terletak pada eksklusivitas salah satu umat beragama saja. Agama yang universal ialah agama yang mengesakan Tuhan, mengajarkan etika dan norma kebaikan, rasional bagi akal pikiran manusia, selalu relevan dan orisinil melintasi zona dan zaman, mampu membawa manusia pada peradaban, serta menenangkan jiwa seluruh umat manusia.

Lantas, bagaimana dengan Islam? Islam merupakan agama yang mengakui adanya pewahyuan berkelanjutan (continues revelation). Islam yang dibawa oleh Muhammad saw. merupakan turunan dari ajaran para nabi sebelumnya.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi menyebutkan bahwa jumlah nabi yang diutus ke muka bumi sebanyak 124.000 orang dan rasul sebanyak 313 orang. Injil Barnabas menyebutkan hal senada meskipun agak berbeda dalam penyebutan nominal jumlahnya, yakni sebanyak 144.000 orang yang diutus sebagai nabi.

Status dari Muhammad saw. sendiri adalah penutup para nabi (khatamul anbiya’) dan ajaran yang disampaikannya merupakan penyempurna dari ajaran sebelumnya.

Islam merupakan agama yang mengesakan Tuhan (tauhid). Tauhid yang Muhammad saw. ajarkan bukan hanya memberantas paganisme yang melanda bangsa Arab kala itu. Esensi yang terkandung dalam tauhid ialah mengeleminasi konsep persekutuan dan manifestasi Tuhan dalam berbagai wujud atau pribadi yang beragam. Islam menjaga kemurnian absolutisme dan transendenitas Tuhan hingga tidak bisa diotak-atik oleh akal bulus manusia.

Monoteisme yang terkandung dalam tauhid Islam merupakan monoteisme yang autentik. Selain itu, status Muhammad saw. sebagai nabi yang merupakan gelar suci dari Tuhan tidaklah pernah disalahgunakannya untuk kepentingan pribadi, baik itu yang sifatnya materialistis (harta), politis (tahta), maupun pemenuhan hasrat biologis terhadap lawan jenis (wanita).

Islam merupakan agama yang bisa diterima kapanpun, ia senantiasa terjaga semenjak penciptaan Adam as. hingga hari kiamat kelak. Ia juga bisa diterima dimanapun di seluruh belahan dunia tanpa memandang dinamika sosial-budaya yang ada. Ia juga begitu inklusif, bisa diterima siapapun tanpa memandang apapun latar belakang manusianya. Ia pun terbukti ilmiah bagi akal pikiran manusia dengan ayat-ayat semesta  (kauniyah) yang terdapat dalam kitab suci Al-Quran. Dan tentu sebagai agama, Islam merupakan jalan hidup (way of life) yang senantiasa memberikan ketentraman jiwa bagi seluruh umat manusia dan sebagai rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil ‘alamin).

Jadi, apakah Islam merupakan agama universal? Sebagai manusia ciptaan Tuhan yang beriman pada agama yang sebenar-benarnya agama, tentu anda bisa simpulkan sendiri dengan fakta-fakta yang telah penulis sajikan diatas. Wallahu a’lam.

*Sekretaris PCPM Bubutan Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here