Islam Metropolitan: Proyeksi Peradaban dan Modernisasi Ummat | Kajian Pencerah

0
638

Klikmu.co – Ahad, 22 Oktober 2017 – Kajian Pencerah bulan Oktober ini bertempat di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gadung, tepatnya di komplek Perguruan Muhammadiyah Gadung, Jl. Gadung No. 3 Surabaya. Kajian berlangsung khidmat dan semarak diikuti oleh warga Muhammadiyah dan semua ortom se Surabaya. Sebagai narasumber kajian adalah al-Ustadz Dr. Sa’ad Ibrahim, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Dalam kajian ini, beliau membahas tema Islam Metropolitan: Proyeksi Peradaban dan Modernisasi Keummatan. Beliau mengawali ceramah nya dengan memotivasi segenap jamaah yang hadir dengan nasihat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

“man salaka thoriiqon yaltamisu fiihi ‘ilman
sahhalallahu lahu tariiqan ila al-jannah”

Sesiapa yang teguh melangkah di jalan untuk mencari ilmu/pengetahuan
Allah pasti akah memudahkan jalan baginya menuju Surga

Lalu, beliau melanjutkan dengan menceritakan kisah perjuangan Nabi setelah hijrah di kota Yatsrib atau Madinah. Nabi adalah sosok pilihan yang dianugerahi Allah kekuatan dan kemampuan untuk membentuk peradaban awal Islam. Dalam masa kira2 sepuluh tahun, Nabi membentuk peradaban yang awalnya hanya 1000 orang menjadi 200.000 orang dalam tatanan masyarakat yang teratur di Madinah, kota Metropolitan di masa itu. Tidak hanya itu, tradisi dan mental kesukuan di zaman Jahiliyah yang sering menimbulkan perang saudara pun beliau transformasi menjadi suatu masyarakat yang rela hati bersatu dalam satu visi pemerintahan yang berdaulat. Dimana puncak dari kedaulatan pemerintahan ini ditandai dengan peristiwa Fathu Makkah 8 Hijriyah.

Berangkat dari pelajaran dan teladan dari Nabi tersebut, kita sebagai umat Islam di era modern ini diharapkan mampu memproyeksikan perjuangan Nabi tersebut untuk membentuk peradaban Islam saat ini.

Sedikit menyikapi fenomena pengrusakan tempat amal usaha Muhammadiyah oleh sekelompok orang, beliau menyampaikan bahwa kita tidak perlu kaget karena hal tersebut sudah terjadi sejak awal berdinya Muhammadiyah oleh KH. Ahmad Dahlan. Kita tetap berjuang saja sesuai visi misi persyarikatan. Bahkan, boleh jadi, fenomena pengrusakan itu justru menjadikan amal usaha Muhammadiyah berkembang pesat di seluruh Nusantara hingga sekarang ini. Karena, kita yakin bahwa Allah selalu menolong siapa saja yang didzalimi.

Kajian diawali pukul 06.00 dan diakhir pukul 08.00 WIB. Sekian. Mudah2an bermanfaat. (nurq/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here