Jadi Kementerian Baru, Kementerian Investasi Harus Mampu Buka Lapangan Kerja

0
134
Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus. (Media Center PAN)

KLIKMU.CO – Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus menyoroti pembentukan Kementerian Investasi yang telah disetujui DPR RI. Guspardi menduga BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) yang selama ini adalah badan yang bertugas melaksanakan koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal bisa jadi dinaikkan statusnya menjadi Kementerian Investasi.

Saat ini penanganan investasi tersebar di Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi dan BKPM.

“Kementerian Investasi yang diusulkan oleh presiden agar penanaman investasi dan izin investasi di Indonesia menjadi fokus di satu pintu. Sehingga aspek kebijakan terkait investasi, transparansi, kepastian, serta kemudahan pengurusan administrasi berusaha dan berinvestasi di Indonesia bisa lebih ditingkatkan,” kata Guspardi dilansir dari Tribunnews.com, Senin (12/4/2021).

Legislator asal Sumbar itu menjelaskan, sebagai Kementerian Investasi, kelak struktur dan tugas pokok, tanggung jawab, dan kewenangan tentu juga berubah dan akan lebih luas bila dibandingkan dengan berstatus sebagai badan.

Mulai pembagian tugas di masing-masing level, kemudian antara kementerian berkoordinasi dan saling bersinergi maksimal. “Kementerian Investasi mesti mengejar ketertinggalan daya saing iklim usaha. Kemudian melakukan berbagai terobosan dan langkah progresif agar investasi meningkat lebih cepat,” ucapnya.

Guspardi berharap Kementerian Investasi punya peran yang sangat spesifik dalam konteks menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, target dan sasarannya harus terukur dan jelas.

“Bagaimana Kementerian Investasi ini dapat meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan. Sehingga bisa melakukan akselerasi terhadap ekonomi Indonesia yang tengah terpuruk akibat pandemi Covid-19,” pungkas anggota Baleg DPR RI tersebut. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here