Jangan Larut dengan Masa Lalu, tapi Bisa Apa IMM Sekarang

0
501
Proses pelantikan IMM

KLIKMU.CO –  Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Kaizen FT UM Surabaya periode 2020/2021 resmi dikukuhkan di Auditorium SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Sabtu (19/12/2020). Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surabaya Devi Kurniawan serta Pimpinan Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM UM Surabaya M. Yogik Septiawan. Hadir juga Muhammad Syaikhul Islam MHI selaku tuan rumah dan pemateri di acara Seminar Pelantikan PK IMM Kaizen.

Ketua Umum PK IMM Kaizen FT UM Surabaya Amin Rais menekankan pentingnya memahami semangat berkemajuan yang digagas oleh akademisi serta beberapa tokoh Muhammadiyah. Di antaranya semangat yang dibawa oleh para pendiri Muhammadiyah dalam hal untuk menjadi pimpinan Muhammadiyah.

“Maka, harus menjadi pimpinan yang berkemajuan sesuai dengan zaman. Hal ini sejalan dengan para intelektual Muhammadiyah yang sekarang, yaitu gerakan merawat pemikiran tajdid atau pemikiran pembaruan untuk membangun civil society atau masyarakat yang berperadaban serta menjadikan gerakan tajdid sebagai pemecahan persoalan-persoalan kehidupan masyarakat, pengembangan masyarakat, dan sebagai gerakan yang beradab dalam membangun, menjalani dan memaknai kehidupannya,
“ jelasnya.

Selain semangat berkemajuan, Amin Rais juga menekankan etika tajdid dalam menjalankan gerakan berkemajuan, yaitu menguasai pikiran-pikiran yang kreatif, inovatif, progresif dan berkemajuan. “Kader IMM, khususnya PK IMM Kaizen FT UM Surabaya, harus menjadi kader intelektual cum aktivis dan mengingatkan agar amanah keilmuan ini harus terus dijaga dan dirawat,
“ katanya.

Sementara itu, dalam sesi seminar, Muhammad Syaikhul Islam MHI juga menekankan tentang semangat berkemajuan, yaitu gerak aktif melintasi zaman yang terlepas dari romantika masa lalu dan belenggu kepentingan-kepentingan sektoral dan temporal.

“Dalam hal ini sebagai kader IMM tidak perlu membanggakan IMM di masa lalu, tapi menyiapkan IMM bisa apa di masa sekarang,” ungkap kepala Mudipat itu.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan launching rumah binaan atau rumah pengabdian Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Kaizen. Peluncuran rumah binaan ini untuk menggugah semangat kader ikatan dalam perjuangan serta mengukuhkan gerakan Tri Kompetensi Dasar IMM di ranah humanitasnya sebagai keterlibatan kader-kader IMM di masyarakat. (Amin Rais/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here