Jangan Sampai Bulan Berkah Berlalu Tanpa Kenangan Manis

0
654
Khusyu': Jamaah menyimak dengan seksama materi yang disampaikan.(Foto:Bita)

KLIKMU.CO – Ramadhan yang kita jalani ini Insyaallah hanya 29 hari. Jangan sampai bulan berkah ini berlalu bagitu saja tanpa amal dan kenangan yang berarti. Hendaknya umat muslim memaksimalkan amalan dibulan yang penuh berkah ini.

Hal itu disampaikan Habibullah Al Irsyad MPdI dalam ceramah tarawih di Masjid Al Furqan Jalan Platuk Donomulyo VI/8 Kenjeran Surabaya, Jum’at (18/5).

 

Habib menyampaikan, bulan Ramadhan yang mulia ini akan terasa begitu singkat. Hari-harinya akan berlalu begitu cepat, meninggalkan kita penuh penyesalan jika tidak segera tersadar untuk mengisinya dengan berbagai kebaikan.

“Amalan yang kita jalankan dengan baik, insya Allah akan menjadikan Ramadhan kita lebih berharga, lebih terasa, dan lebih berkah,” kata Wakil Ketua Majelis Tabligh PCM Kenjeran ini.

Habib menjelaskan, dalam buku tuntunan ibadah Ramadhan yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah ada 6 amalan-amalan yang dianjurkan selama berpuasa.

“Sesuai dengan hadits Nabi yang artinya Barangsiapa mengerjakan (shalat) qiyamu Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu,” kata Habib menjelaskan hal pertama tentang keutamaan Ramadhan

Yang kedua, kata Habib, mengakhirkan makan di waktu sahur. Ketiga, menyegerakan berbuka sebelum shalat Maghrib (ta‘jil). Keempat, berdoa ketika berbuka

 

Sedangkan kelima, menurut Habib ialah memperbanyak shadaqah dan mempelajari atau membaca Alqur’an. Dan, keenam ialah mendekatkan diri kepada Allah dengan cara i‘tikaf di Masjid, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

“Itu jamaah bisa membaca dibuku tuntunan ibadah Ramadhan mulai dari halaman 25 sampai halaman 30,” ujar Ketua Pemuda Muhammadiyah Kenjeran ini.

Oleh karena itu bulan Ramadhan, Habib menambahkan, merupakan bulan kebaikan, bulan Ibadah, bulan berbuat baik, bulan simpati, bulan kemenangan atas nafsu, bulan pembebasan dari neraka. Maka banyak karunia Allah SWT yang diberikan kepada hambanya yaitu dengan cara pahala dilipatgandakan serta segala dosa diampuni dengan syarat menghindari segala maksiat, terutama dosa besar. (Bita/Habibie/Kholiq)

“Baruntunglah bagi kaum beriman yang senantiasa memanfaatkan momen ramadhan sebagai sarana untuk memperbanyak pahala, mencari pengampunan dosa, hingga mengharap ridho Allah SWT.”
Diakhir ceramahnya, dia menyampaikan, bahwa
sesungguhnya malam dan siang merupakan waktu-waktu utama dan mulia sepanjang bulan Ramadhan, maka pergunakanlah waktu tersebut untuk memperbanyak doa, dzikir dan meminta ampunan.

“Saat berbuka, karena seorang yang berpuasa saat ia berbuka memiliki doa yang tak ditolak. Sepertiga malam terakhir saat Allah turun ke langit dunia dan berfirman, “Adakah orang yang meminta, pasti aku beri. Adakah orang beristighfar, pasti Aku ampuni dia.” Beristighfar di waktu sahur, seperti yang Allah firmankan, “Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” Surat Al-Dzaariyat ayat ke 18.” pungkas Reviewer Grup Tahfidz 107 Menghafal Alquran Semudah Tersenyum ini. (Bita dan Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here