Jangan Sampai Muhammadiyah Sekadar Wadah Mencari Hidup

0
2002
Menjadi Muhammadiyah: Suasana pembukaan Baitul Arqam II Majelis Dikdasmen PCM Ngagel Kota Surabaya. (Foto: Kholiq)

KLIKMU.CO – Baitul Arqom II Guru dan Karyawan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Kota Surabaya berlangsung di SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Pucang Kota Surabaya.

Acara berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Ahad (19-20/5) tersebut mengangkat tema ‘Islam Agamaku, Muhammadiyah Gerakanku’ yang diikuti seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dari 5 lembaga pendidikan. Adalah TK Aisyiyah se-Cabang Ngagel, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, SD Muhammadiyah 16 Surabaya, SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, dan SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Surabaya.

Menurut M. Ridwan, M.Pd. Ketua Majelis Dikdasmen PCM Ngagel Kota Surabaya mengatakan, guru Muhammadiyah merupakan agent of change dalam membentuk karakter islami.

“Jangan sampai terjadi gerakan radikal di Muhammadiyah,” tukasnya dengan menyerukan hendaknya mendidik dan memberikan teladan yang baik kepada peserta didik.

Lebih lanjut, dengan acara perkaderan tersebut dimaksudkan supaya jangan sampai Muhamadiyah hanya sebagai wadah mencari penghidupan, namun lupa membesarkan Persyarikatan.

Sementara itu, Drs. H. Sunar Ketua Pelaksana menuturkan, dalam 2 hari pengkaderan itu diharapkan memantapkan guru dan karyawan menjadi pribadi-pribadi Muhammadiyah sejati.

Dia menambahkan, dalam Baitul Arqam kali ini materi yang ditekankan dan diperbanyak adalah praktik.

Sunar tidak menampik, bahwa tenaga pengajar tidak semua asli lahir dari rahim Muhammadiyah. Dalam arti, banyak dari kalangan luar yang bekerja di Muhammadiyah.

“Saya meminta materi lebih pada aplikatif, supaya benar-benar sesuai dengan ketentuan Rasulullah,” katanya sembari melaporkan bahwa agenda pengkaderan tersebut diikuti tidak kurang dari 422 peserta.

Tidak kalah menarik, H. Ah. Zaini, M.Pd. Ketua PCM Ngagel Kota Surabaya mengusulkan dalam agenda sebesar itu ada sesuatu yang diberikan.

“Saya usul tahun depan dipilih dua peserta terbaik, 1 laki-laki dan 1 perempuan untuk diumrohkan,” pungkasnya. (Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here