Jika Indonesia Mau Sukses Menangani Wabah, Belajarlah ke Taiwan

0
321
Perwakilan PCIM Taiwan Ustadz Andi Azhar

KLIKMU.CO – Acara Silaturrahim Syawal 1441 H Muhammadiyah Kota Surabaya dengan tema Meneguhkan Dakwah Muhammadiyah di Era New Normal, Kamis malam (28/5/2020) juga dihadiri enam Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Dari Benua Asia ada PCIM Malaysia, Turki, dan Taiwan. Sedangkan dari Benua Eropa dan Amerika ada Inggris, Turki, dan Amerika Serikat.

Perwakilan PCIM Taiwan Ustadz Andi Azhar menuturkan ada beberapa catatan penting terkait pandemi Covid-19 di Taiwan. Pertama, jarak Taiwan tidak lebih dari 300 km dari pusat episentrum virus di Kota Wuhan. Akan tetapi, kehidupan Taiwan berjalan normal. Tidak ada lockdwon sampai saa tini.

”Kedua, di Taiwan protokol yang dibuat dan dijalankan adalah protokol yang sudah ada dibuat 17 tahun lalu, tepatnya sejak wabah SARS melanda Taiwan,” ujarnya.

Artinya, kata Andi, penanganan virus ini sudah disiapkan jauh-jauh hari oleh Taiwan. Pada Desember 2019, Taiwan juga sudah mengetahui adanya virus ini dan melaporkan ke WHO. ”Sayang, laporan ini diabaikan,” katanya.

Ketiga, dilaporkan ada kasus positif 441, 350 impor, 55 penularan lokal, dan 36 kasus dari angkatan laut. Sebanyak 40 pasien sudah sembuh, 7 meninggal, dan sisa 14 yang saat ini dirawat. Menurut Andi, jika pada 8 Juni sudah tidak ada kasus, Taiwan akan melonggarkan protokol. ”Taiwan sudah 46 hari tanpa kasus,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammadiyah Taiwan sejak Januari bergerak merespons korona dengan membagikan 30 ribu masker kepada WNI yang ada di sini. Kajian online sejak awal berdiri juga dilakukan intens. Bahkan, Ramadhan lalu full 30 hari kajian online.

Terakhir, beberapa kader PCIM mengadakan shalat Id di kalangan terbatas dengan protokol yang sangat ketat karena pemerintah Taiwan tidak mempermasalahkan. ”Jika Indonesia ke depan mau belajar tentang penanganan wabah, belajarlah ke Taiwan. Di sini wabah tidak pernah dianggap main-main,” tandasnya. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here