Jika Kau Merasa Lelah dalam Belajar, maka Bersiaplah Menerima Pahitnya Kebodohan

0
431

KLIKMU.CO – Bertempat di Komisariat Raushan Fikr, Jalan Tlogomas, Bidang Keilmuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Raushan Fikr FKIP UMM menggelar kajian Kerangka Berpikir dengan materi “silogisme” pada Sabtu (30/8)¬†mulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah kader.

Fitrah Karisma Muhaya, sekretaris umum Korkom IMM UMM, yang menjadi pemateri pada kajian kali ini, menjelaskan terkait silogisme. “Silogisme terbagi menjadi 3 macam. Pertama, kategori adalah proposisi, yakni dari umum ke khusus. Kedua, hipotetik adalah premis mayor berupa hipotesis (kebenaran belum tentu/menduga-duga). Ketiga, disyungtif adalah menyatakan ya dan tidak/mengingkari atau mengiyakan,” jelasnya.

Selain itu, demisioner Kabid Keilmuan Raushan Fikr ini juga menjelaskan bahwa silogisme adalah salah satu sub dari logika, termasuk kesimpulan yang induktif.

Logika sebenarnya dapat ditemui dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari tanpa pernah disadari. Lantas, hampir di semua jurusan 50 persen yang mendasari adalah logika.

“Yang paling berbahaya adalah kesalahan berpikir. Maka dari itu, kita sebagai kaum yang terdidik harus berhati-hati dalam membangun argumen. Kesalahan berpikir dinamakan falasi,” terang emuda dari Bima, NTB, tersebut.

Di akhir acara, Fitrah memberikan quotes dari Imam Syafi’i. “Jika kau merasa lelah dalam belajar, maka bersiaplah menerima pahitnya kebodohan,” tegasnya.

Kegiatan ini berjalan cukup kondusif. Para kader yang hadir juga turut aktif mengemukakan pendapat dan bertanya terkait dengan materi yang disajikan.

Deliani Naili Maulidi, ketua Bidang Keilmuan IMM Raushan Fikr, berharap kajian ini bemanfaat bagi para kader nanti. “Harapannya, Kader Raushan Fikr memiliki kerangka berpikir yang baik dan benar sehingga dapat menjadi bekal utama dalam rangka menjalankan kerja-kerja dan prinsip-prinsip organisasi untuk menuju IMM Raushan Fikr yang tercerahkan,” terang mahasiswi jurusan biologi UMM tersebut.

Liandoko Adjie Prayogo, salah satu kader IMM Raushan Fikr yang mengikuti kajian ini, mengatakan bahwa kajian tentang kerangka berpikir dengan tema silogisme ini sangat bermanfaat. “Dengan diadakan kajian kali ini, saya bisa mengingat kembali ilmu yang ada dan materi dalam kajian ini sangat bermanfaat di kehidupan sehari-hari. Khususnya diterapkan dalam lingkungan kampus,” ujar¬†ketua HMJ Matematika FKIP UMM itu. (Pindy/Bimby/Rama/Achmadsan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here