Kader IMM Jangan Cuma Jadi Hero, tapi Harus Bisa Menciptakan Hero-Hero Lain

0
190
Suasana pembukaan DAD IMM di STIT Muhammadiyah Bojonegoro. (Santoso/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro mengadakan Darul Arqam Dasar (DAD) di MI Muhammadiyah 4 Mejasem. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat-Ahad (22-24/10/2021).

Darul Arqam Dasar atau biasa disebut DAD merupakan sebuah kegiatan pengkaderan dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang wajib diikuti oleh seluruh calon kader.

Kegiatan DAD ini dibuka pada Jumat sore di Aula MI Muhammadiyah 4 Mejasem, Kanor. Hadir dalam pembukaan ini seluruh kader PK IMM Ahmad Dahlan, Pimpinan Harian PK IMM Ahmad Dahlan, PC IMM Bojonegoro, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kanor.

Ketua Pelaksana Agung Pamungkas dalam sambutannya mengutip dari Anis Baswedan bahwa pemimpin bukan sekadar bisa jadi hero, tapi bisa menciptakan dan menggerakkan hero-hero lainnya ikut turun tangan.

“Yang dinyatakan pemimpin berhasil adalah pemimpin yang dapat menumbuhkan leader-leader baru setelah masa jabatannya habis, yang dapat mengerakkan, memberi motivasi terhadap suatu gerakan. Itulah jiwa pemimpin yang berhasil, bukan di saat masih menjabat sebagai pemimpin,” katanya mengutip pernyataan gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Ketua PK IMM Ahmad Dahlan Miftakhur Rizki Ramadhan menjelaskan, dalam DAD tahun ini pihaknya mengambil tema “Penanaman Ideologi Ikatan dalam Tercapainya Kader Militan yang Progresif”.

“Di tema ini, teman-teman komisariat sangat menginginkan supaya kader-kader bisa memahami tentang apa IMM, gerakan apa  yang dilakukan IMM, gagasan-gagasan yang mendasar tentang seluk-beluk IMM, dan menjadikan kader militan progresif ialah berjiwa membara dalam gerakan berkemajuan dalam religiusitas, intelektual, dan humanitas. Agar menjadi kader IMM yang sempurna dan memahami setiap apa yang diomongkan,” paparnya.

Afidatus Sholihah, perwakilan PC IMM Bojonegoro, dalam sambutannya mengatakan bahwa Pimpinan Cabang IMM sangat mengapresiasi atas terlaksananya perkaderan PK IMM Ahmad Dahlan.

“Karena kita menjadi mahasiswa bukan hanya berangkat kuliah dan pulang, komisariat menjadi tombak pertama dalam organisasi, dan DAD adalah awal dari sebuah perjalanan kalian untuk mencari hal baru,” tegasnya. (Santoso, Khoirun N/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here