Kader IMM Terpilih sebagai Presiden di Australia

0
1087
Presiden Baru: Hakam Junus (kiri) Presiden baru PPIA Australia. (Foto: Rina)

KLIKMU.CO – Senin (25/6), hari terakhir kongres Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) di Griffith University Australia memutuskan Hakam Junus sebagai Presiden baru organisasi Mahasiswa Indonesia terbesar di Australia tersebut.

Suara mayoritas dari 7 PPIA Cabang dan puluhan Ranting memastikan dirinya laik mengemban amanah kepemimpinan untuk satu tahun ke depan. Terpilihnya Hakam tak lepas dari jangkauan visi misi yang ia paparkan dan sepak terjangnya di kepengurusan PPIA di periode sebelumnya sebagai Ketua Bidang Pendidikan.

Hakam saat ini berstatus sebagai Mahasiswa Doktoral di Australian National Centre for Ocean Resources and Security (ANCORS), University of Wollongong, Australia. Ia adalah penerima beasiswa LPDP Kemenkeu RI.

Semasa kuliah sarjana jurusan Hubungan Internasional di Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Hakam sudah aktif dalam berbagai organisasi. Ia misalnya tercatat sebagai kader dan pendiri IMM Komisariat UNAS sebelum menyelesaikan studi S1 pada 2012 silam.

Sehubungan dengan terpilihnya ia menjadi nahkoda baru PPIA, ia menyampaikan pesan hangat ke seluruh Mahasiswa Indonesia baik di Australia dan di Indonesia.

“Sudah saatnya impact dari Mahasiswa yang sedang studi di luar negeri bisa menjangkau lebih dalam kepada kebutuhan-kebutuhan bangsa kita. Kerjasama melalui berbagai organisasi di Indonesia selaku entre point adalah salah satu target yang mungkin dilakukan PPIA tahun ini,” ujarnya pria keturunan Minang tersebut.

Ia bersama dengan rekan-rekan di bidangnya, membuat inovasi dan menyelenggarakan sebuah konferensi yang membahas keamanan kelautan Indonesia. Perhelatan terbesar PPI Australi itu menghasilkan beberapa poin-poin yang menjadi saran untuk pemerintah Indonesia.

Agkatan Muda Muhammadiyah (AMM) patut berbangga karena Hakam Junus merupakan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Ia terpilih setelah mengantongi dukungan terbanyak dan mengalahkan dua kandidat kuat lain dalam proses perhitungan suara dari sekira 2.200 suara anggota. (Rina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here