Kajian “Sapu Kawat”: Upaya Menapaktilasi Perjuangan KH Mas Mansyur

0
527

KLIKMU.CO – Majelis Pendidikan Kader PDM dan AMM Surabaya menyelenggarakan Kajian Sapu Kawat putaran ke-2 di Masjid KH Mas Mansyur Universitas Muhammadiyah Surabaya Sabtu sore (25/5/2019).

Menurut Andi Hariyadi, ketua Majelis Pendidikan Kader PDM Surabaya, kajian “sapu kawat” ini berusaha mengungkap persoalan-persoalan aktual untuk diberikan solusinya. “Sebab, usaha ini merupakan salah satu bentuk perjuangan KH Mas Mansyur dalam menggerakkan roda persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya. Kajian kali ini mengambil tema “Jihad Politik, Antara Politik Etik dan Pragmatik”.

Kajian politik ini diminati para kader AMM. Peserta yang hadir lebih dari 100 kader. Hadir sebagai narasumber Drs H. Kuswiyanto MSi, aktivis politik yang sudah berpengalaman.

Melihat antusiasme peserta yang terus memenuhi ruangan masjid, Cak Kus –begitu panggilan akrabnya– mengajak para kader untuk memahami perkembangan politik yang ada. “Jangan buta politik,” tegasnya.

Momentum puasa Ramadhan sangat penting untuk penguatan kader yang berintegritas. Karena tujuan puasa agar menjadi bertakwa, ketakwaan itu diharapkan berdampak bagi kebaikan di masyarakat.

Ketakwaan sebagai modal dasar khususnya dalam berjihad di politik, sehingga mampu mewarnai kebijakan politik. “Karena itu diperlukan sehat hatinya dan sehat pikirannya. Kalau tidak sehat hati dan pikirannya, yang termunculkan adalah kecurangan, arogan, dan jauh dari nilai nilai kebenaran,” tuturnya.

Cak Kus menyatakan, seorang kader harus memiliki kemampuan relegiusitas, intelektualitas, dan humanitas. Sehingga ketika berjihad di ranah politik menjadi politikus yang andal, diharapkan muncul para pemimpin dari kader-kader Muhammadiyah

“Etikanya berdasarkan Alquran dan hadis, bersifat universal, dan berfungsi mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Menurut Syahrul Romadhon dari Majelis Pendidikan Kader PDM Surabaya, mengingat persoalan politik begitu kompleks dan belum cukup hanya dalam diskusi, perlu dirumuskan bersama untuk kaderisasi bidang politik. (Andi H./Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here