Kapolri Nekat Hadiri Tanwir Pemuda Muhammadiyah meski Sempat Dilarang Presiden

0
41266
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir langsung di Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah. (Tangkapan layar Pemuda Muhammadiyah)

KLIKMU.CO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan perwakilan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hadir langsung dalam acara Dialog Kepemudaan di rangkaian acara pembukaan agenda Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di Grand Kawanua Convention Centre Manado, Sulawesi Utara, Jumat (2/4/2021).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap, Pemuda Muhammadiyah dapat lebih menguatkan ketahanan nasional guna mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045. “Mari bersama-sama bahu-membahu. Kita bangkit menjadi Indonesia maju, Indonesia emas bisa kita wujudkan,” tuturnya.

Ada momen menarik yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia mengaku bahwa Presiden Joko Widodo sempat menanyakan keberadaannya.

“Terus terang situasi saat ini, saya agak sulit meninggalkan Jakarta. Tapi, karena ada undangan Cak Nanto dan Pemuda Muhammadiyah, saya menganggap penting untuk hadir langsung,” ujarnya.

“Karena saat saya berangkat, ditelepon presiden kok dalam situasi seperti ini tidak ada di Jakarta? Saya jawab, mau ketemu Cak Nanto,” tutur Listyo disambut tepuk tangan riuh para peserta.

Komitmen Kapolri untuk tetap hadir secara langsung dan meninggalkan Jakarta dianggap istimewa. Sebab, beberapa hari lalu Mabes Polri mendapatkan serangan dari kelompok teroris.

Listyo merasa harus hadir langsung di acara tanwir 1 ini. Sebab, dirinya menyampaikan isu aktual terkait masalah kebangsaan dan peran-peran strategis yang dapat dilakukan Pemuda Muhammadiyah untuk berpartisipasi aktif dalam misi ketahanan nasional.

“Artinya, kalau bicara ketahanan nasional, Pemuda Muhammadiyah ketemu panglima TNI dan Kapolri berarti sudah selesai,” kelakarnya.

Listyo berharap kebersamaan semua elemen bangsa, termasuk Pemuda Muhammadiyah, mampu menangani masalah bangsa dari radikalisme, terorisme, perpecahan, berita palsu, hingga penanganan pandemi. Dengan begitu, posisi Indonesia untuk meraih visi Indonesia Emas 2024 kian kuat.

“Momentum penanganan pandemi ini harus kita jadikan sebagai lompatan besar agar bangsa Indonesia dapat setara dengan negara-negara maju lain di dunia,” harapnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang diwakili oleh Panglima Kodam Gabungan Wilayah Pertahanan 2 Marsda TNI Imran Baidirus menyampaikan, pihaknya mendorong Pemuda Muhammadiyah terlibat masif dalam aksi kolaboratif bersama pemerintah untuk membangun bangsa.

Dengan begitu, peran edukatif dan mencerahkan Pemuda Muhammadiyah diharapkan mampu meningkatkan ketahanan nasional di tengah ancaman efek domino pandemi. Selain itu, menguatnya masalah radikalisme hingga ide-ide separatisme di dunia maya.

“Saya menaruh harapan yang besar terhadap Pemuda Muhammadiyah sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah untuk tetap semangat menjalankan dakwah kolaboratif,” pesannya. (Redaksi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here