Kebebasan Berpendapat di Facebook Itu Ada Etikanya

0
51
Mark Zuckerberg (Istimewa)

KLIKMU.CO – Direktur Eksekutif dan CEO Facebook Mark Zuckerberg tengah melakukan hearing atau dimintai keterangan di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait dengan penyebab banyak berita menyesatkan atau hoaks yang beredak di sana, Ahad (28/3/2021).

Dalam hearing itu, Mark Zuckerberg menjawab bahwa di antara sebab sulitnya melawan atas konten-konten yang menyesatkan pada jaringan IT kalau ia tidak memahami makna yang sebenarnya dari kebebasan berpendapat (hurriyah at ta’bir).

Demikian disampaikan channel Al Jazeera dan diterjemahkan dari bahasa Arab oleh M. Sun’an Miskan, ketua PWM Kota Jakarta.

Menanggapi polemik itu, Sun’an Miskan mengatakan bahwa kebebasan berpendapat (hurriyah at ta’bir) memang adalah hak asasi manusia. Hak yang tanpa dengannya hidup manusia tidak mempunyai eksistensi diri. Wujuduhu ka ‘adamihi, tidak bermakna.

“Akan tetapi manusia itu diciptakan oleh Allah. Kecerdikan berbicara itu anugerah-Nya,” kata Sun’an. Maka, harus digunakan seperti perintah-Nya. Yaitu, Facebook untuk silaturahi dan saling kerja sama sesuai dengan etika Islam sehingga terwujudlah takwa dan kemaslahatan bersama.

“Para pengirim berita via Facebook yang menyesatkan itu tidak memahami hakikat yang sebenarnya dari kebebasan berpendapat,” tegas Sun’an. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here