Bagaimana Kehidupan yang Baik Itu? Begini Penjelasannya

0
282
Ustadz Ali Fauzi dalam ceramahnya.

KLIKMU.CO – Sekretaris Kelompok Bimbingan Haji Muhammadiyah (KBIH) Kota Surabaya Ustadz Ali Fauzi SAg MPdI di acara pengajian rutin Reboan karyawan RS PKU Muhammadiyah Surabaya Rabu (9/10/2019) menuturkan, dalam konsep kebahagiaan Allah berfirman, wa man a’rodho ‘an zikrii fa inna lahuu ma’iisyatan dhongkaw wa nahsyuruhuu yaumal-qiyaamati a’maa.

“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta,” ucapnya sambil menyitir surah Ta-Ha ayat 124 ini.

Di ayat yang lain, katanya, Allah juga menyampaikan: Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

Kehidupan yang baik itu bagaimana? Ali Fauzi menambahkan, orang yang mau berbuat baik laki-laki dan perempuan tidak dibeda-bedakan. Itulah hayaatan thoyyibaa.

Maka kemudian, katanya, kita harus meng-upgrade iman kepada Allah SWT. “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana. Silakan baca surah Al-Fath Ayat 4 itu,” ujarnya.

Kepala SMP Muhammadiyah 16 ini lalu memberikan contoh agar bisa hidup bahagia. “Pasangan hidup yang shalih-shalihah. Kalau Anda kepengin mendapatkan pasangan yang baik, Anda harus menjadi orang baik dulu,” ungkapnya.

“Rumah yang luas hadirkan rumah untuk membaca Alquran dan ibadah shalat. Penghasilan yang baik, supaya punya penghasilan yang baik, maka bertakwalah kepada Allah. Allah itu kalau sudah berkehendak, maka tidak ada yang bisa menghalangi. Magnet sedekah itu memberikan rezeki yang diberikan Allah untuk anak yatim,” ujarnya.

Di akhir tausiyahnya, dia mengajak kepada jamaah untuk terus berjuang agar mendapatkan kebahagian dunia-akhirat. “Berdoalah setiap pagi dan petang, dan tetap pada jalan Allah,” pungkasnya. (Habibie/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here