Kelompok Cipayung Surabaya pun Turun Tangan

0
3490
Kelompok Cipayung Surabaya.

KLIKMU.CO – Melihat situasi yang terjadi, pandemi kian meresahkan dunia, khususnya di Indonesia. Kali ini data dari Pemerintah Daerah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, menjadi sorotan utama mengenai rantai persebaran pandemi Covid-19 yang cukup cepat. Dari mulainya kebijakan pemerintah menerapkan sosial distancing di bulan lalu hingga memutuskan untuk melalui pola pencegahan dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Berbagai elemen masyarakat, instansi negara, organisasi sosial, tenaga medis, pemerintah hingga mahasiswa di Surabaya telah bergerak bersama-sama untuk turut membantu pandemi Covid-19 tersebut.

Surabaya menjadi salah satu kota besar di Jawa Timur yang berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Surabaya yaitu telah mencapai data yang begitu signifikan. Dengan perincian orang dalam pantauan (ODP) 2.278 orang dan pasien dalam pantauan (PDP) meningkat hingga 1004 serta pasien yang dinyatakan sembuh 375 orang. Penurunan angka penyembuhan begitu lama dan lambat.

Maka, Kelompok Cipayung Surabaya dari gabungan beberapa organisasi mahasiswa ekstra kampus di Surabaya turut aksi. Kelompok Cipayung Surabaya yang terdiri atas GMNI, HMI, PMKRI, IMM, dan PMII serta GMKI saling bergandengan tangan bersama-sama untuk melakukan berbagai rangkaian aksi C3 (Cipayung Cegah Covid-19), yaitu menyosialisasikan PSBB kepada warga, penyemprotan disinfektan serta bagi-bagi masker dan takjil dalam momentum waktu berbuka puasa wilayah Kelurahan Jemur Wonosari, Surabaya.

”Jika kita bisa melakukan dengan kebersamaan,  mengapa harus sendirian. Selalu menunggu langkah dan tindakan kita sebagai kaum intelektual yang mengabdikan diri kita ke mereka. Soekarno selalu berkata, jangan engkau jadikan pengetahuanmu sebagai perpustakaan saja, namun jadikan pengetahuanmu untuk pengabdian yang nyata,” ujar Ravi dari Dewan Pimpinan Cabang GMNI Surabaya.

“Kita semua adalah organisasi berlandaskan watak gotong royong Indonesia. Dengan berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing, mari saling bergandengan dan saling melengkapi selalu dalam melakukan hal kemanusiaan,’’ susul Azwar selaku Perwakilan Pengurus HMI Cabang Surabaya.

“Menjadikan manusia yang mulai adalah hal yang pokok dan wajib sebagai mahasiswa yang membawa nilai keislaman yang maju dan modern. Kita selalu menjunjung nilai kemanusiaan yang ada sebagaimana nabi Muhammad SAW bersabda: khairunnas an fahumnnas (sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat untuk manusia lainnya,’’ kata penutup dari Bung ajik selaku Pengurus Cabang IMM Surabaya. (Kelompok Cipayung Surabaya/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here