Kenangan Bersama Cak Kus, Menginspirasi Jihad Politik

0
259
Penulis (dua dari kiri) bersama Kuswiyanto (dua dari kanan). (Andi H/Klikmu.co)
http://klikmu.co/wp-content/uploads/2018/01/iklan720.jpg

Oleh: Andi Hariyadi

KLIKMU.CO

Cak Kus, begitu kami memanggilnya ketika saat bersama menggerakkan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, turun ke berbagai daerah yang tidak kenal lelah dan terus memberikan motivasi perjuangan bagi kader-kader Pemuda Muhammadiyah.

Saat puasa Ramadhan (25/5/2019) ia menjadi narasumber “Kajian Sapu Kawat” yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya di Masjid KH Mas Mansyur Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan mengambil tema “Jihad Politik, Antara Politik Etik dan Pragmatis”.

Pengalaman saat menjadi anggota dewan membuat para kader tertarik dengan kajian-kajian politiknya. Masih ingat apa yang ia sampaikan agar para kader tidak buta politik, dan taqwa menjadi landasan dalam berpolitik, agar istiqamah dalam berjihad politik. Ada tiga aspek yang harus dimiliki seorang kader, lanjut ia, yaitu: religius, intelek, dan humanis. Mengingat keterbatasan waktu, materi kajian baru sampai politik etik. Politik pragmatis rencananya dikaji di waktu lainnya sehingga sekitar 100 peserta ingin sekali menimba ilmu, khususnya dalam jihad politik.

Almarhum Kuswiyanto dalam sebuah acara lawatan pendidikan dari negeri jiran. (Andi/Klikmu.co)

Kami kembali bersama Cak Kus pada akhir Agustus bersama beberapa kepala sekolah dan guru TK Aisyiyah di TK ABA 22 Petemon Sawahan. Cak Kus bersama istrinya sudah berada di sana saat menyambut rombongan kami bersama tamu-tamu dari Malaysia. Diskusi kecil tentang pendidikan membuat suasana semakin familier.

Meski saat itu ia sedang puasa Daud tidak mengurangi interaksi edukasi anak usia dini. Tidak terlihat sakit saat itu. Cak Kus begitu sehat dan bersemangat. Para tamu dari negeri jiran benar-benar puas atas dialog ini sambil menyaksikan tampilan anak-anak TK ABA semakin menambah persaudaraan.

Kehadiran Cak Kus di TK ABA 22 Surabaya saat itu sangat dinanti untuk ditunjukkan capaian pembangunan yang selama ini diperjuangkannya.

Semoga amal perjuangannya diterima Allah SWT.
Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here