Kepala Mudipat: Tahun Ini Ada Kelas Cambridge International Program, Wajib Bahasa Inggris

0
235
Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya saat memberikan sambutan pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk seluruh siswa baru.

KLIKMU.CO – Hari ini, Senin (15/7), adalah hari pertama masuk sekolah. Seperti biasanya, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya pun mengawali tahun pelajaran baru dengan mengadakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk seluruh siswa baru.

Menurut rencana, sekolah yang dikenal dengan nama Mudipat itu mendatangkan Wali Kota Tri Rismaharini. Kepala Mudipat Muhammad Syaikhul Islam menyatakan, sekolahnya akan mengundang sang wali kota dengan program menanam pohon bersama

“Sesuai dengan program Bu Risma yang membangun taman-taman di Surabaya. Untuk menyampaikan karakter positif kepada anak didik tentang penanaman pohon,” tutur Ustadz Icool, sapaannya, di depan seluruh wali murid kelas 1 yang memenuhi Gedung The Millenium Building (TMB).

Sayang, ditunggu hingga siang, Tri Rismaharini tidak jadi hadir karena ada kendala lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Mulai tahun pelajaran ini, kata Syaikhul, ada dua opsi: reguler dan program internasional yang disebut Cambridge International Program (CIP) bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang.

“Tidak ada perbedaan fasilitasnya, tapi beda kurikulumnya saja dan kewajiban pemakaian bahasa Inggris dalam pembelajaran,” ungkap pria yang juga pemred KLIKMU itu.

Tampaknya hal itu juga berkaitan dengan hal baru lainnya, yakni penggunaan nama-nama kota berbagai negara di dunia sebagai nama kelas. Misalnya, ada Seoul, Busan, Beijing, dan Tokyo di kawasan Asia Timur. Kemudian dari kawasan negara-negara Arab ada Makkah, Madinah, Bagdad, Damaskus, Kairo, Doha, dan sebagainya. Selain itu, ada nama kelas dari beberapa kota prestisius dari Benua Amerika, Eropa, dan Australia.

Ada juga 34 ekstrakurikuler. Yang terbaru adalah berenang dan kelas memasak (cooking class). Mudipat juga memperhatikan lifeskill. Tahun lalu me-launching designer club dan interpreneurkids. Hingga kini semakin berkembang. Bahkan ada satu-satunya di Indonesia klub resmi sekolah, yakni bisbol. (Erfin/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here