Keren. Guru Ngaji di Lamongan Ciptakan Alat Pemusnah Hama Tikus Sawah

0
2108
Foto Abdul Hakim mempraktekkan cara kerja Alat-pembasmi-Hama-Tikus-Ratfog diambil oleh zahwa

KLIKMU.CO- Fenomena kerusakan tanaman padi oleh serangan tikus selalu menjadi masalah bagi petani dan menjadi momok yang menakutkan. Kehilangan hasil gabah akibat serangan hama tikus hampir terjadi setiap musim tanam dengan kerusakan mencapai 15-20% tiap tahunnya.

Tikus sawah (Rattus argentiventer) adalah jenis hama pengganggu pertanian utama dan sulit dikendalikan karena tikus itu mampu ”belajar” dari tindakan-tindakan yang telah dilakukan sebelumnya. Tikus memiliki indera penciuman yang berkembang dengan baik. Dengan kemampuan ini tikus dapat menandai wilayah pergerakan tikus lainnya, mengenali jejak tikus yang masih tergolong dalam kelompoknya, mendeteksi tikus betina yang sedang estrus (berahi) dan mendeteksi anaknya yang keluar dari sarang berdasarkan air seni yang dikeluarkan oleh anaknya

Sebelum melangkah pada usaha pengendalian tikus sawah, perlu diketahui terlebih dahulu biologis dan ekologi tikus, sehingga petani akan lebih mudah mengidentifikasi untuk selanjutnya melakukan pengendalian.

Tikus menyerang padi pada malam hari, pada siang hari tikus bersembunyi di dalam lubang pada tanggul irigasi, jalan sawah, pematang, jalan kereta apai dan daerah perkampungan dekat sawah.

Dari Pantauan redaksi KLIKMU.CO upaya demi upaya  telah banyak dilakukan oleh para petani mulai dari pemasangan umpan dengan makanan dibaluri racun, membuat jebakan dengan aliran listrik, hingga gropyokan dengan melibatkan seluruh petani yang ada dengan cara penggalian sarang, pemukulan, penjeratan, pengoboran malam, perburuan dengan anjing dan lain sebagainya.

Nah, berangkat dari kegelisahan inilah salah seorang guru dari desa takerharjo Kecamatan Solokuro Lamongan menciptakan sebuah alat pemusnah hama tikus sawah yang mirip sebuah alat foggingb namun dengan mofikasi yang unik,  dengan bahan oli, bisa juga oli bekas  dan solar dengan bandingan 1:1 dengan kompisisi 100 ml oli dan 100 ml solar.

Abdul Hakim (60 thn) adalah seorang guru di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 7 Takerharjo Lamongan dan juga seorang guru ngaji di Musholla Al Muhajirin, beliau biasa disapa pak hakim ini memang sosok yang terkenal di desanya sebagai pribadi yang suka otak atik  dan modifikasi barang.

Foto Alat pembasmi Hama Tikus Ratfog. karya abdul hakim

Kepada Kontributor KLIKMU.CO beliau menuturkan cara kerja  dari alat yang diberi nama Ratfog ( pengasapan tikus,red)

“ alat ini simple dan tidak berbahaya bagi manusia serta cukup efektif karena ketika proses penyemprotan asap dilakukan didalam tanah dan apabila tertiup angin langsung hilang, adapun mekanisme cara kerja alat ini sangat sederhaa yakni dengan memasukkan cerobong  alat sederhana ini ke dalam lobang yang sudah di identifikasikan sebagai sarang hama tikus sawah nanti tikus akan susah bernafas”, tukasnya

 

Lebih lanjut pak hakim menambahkan

“Jika menginginkan dan menyakinkan tikus tersebut  sudah mati apa belum maka tutuplah lobang-lobang yang kira-kira keluar asap., namun apabila tikus sawah ini keluar maka sediakan alat pemukul pada lubang yang di mana tikus itu keluar”tuturnya

Ketika ditanya alasan utama oleh kontributor kenapa membuat alat ini beliau menjawab

“para petani ini kasihan, tanam jagung, dimakan tikus, tanam padi dimakan tikus, buat jebakan e buah simalakama, tidak sedikit para petani yang berusia lanjut terjebak jebakannya sendiri, semoga dengan alat yang sederhana ini, bisa sedikit memberi solusi kepada para petani untuk mengendalikan hama tikus sawah yang ganas, yang selalu meneror sawah milik mereka, dan juga semoga pemerintah kabupaten lamongan berkenan untuk membantu produksi secara massal, biar kebermanfaatan alat ini bisa dirasakan oleh semua petani, tidak hanya dikabupaten lamongan”Pungkasnya penuh harap (Den Peyi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here