Keren! IPM SMP Muhammadiyah 7 Ikuti Workshop Media Dakwah

0
181
IPM Sekolahnya Para Pemimpin usai ikuti Workshop Jurnalistik. (Ahmad Nur Muhaimin/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dari SMP Muhammadiyah 7 atau yang biasa dikenal ‘Sekolahnya Para Pemimpin’ mengikuti workshop media dakwah berupa workshop jurnalistik audio visual, Minggu (11/4/2021). Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Krembangan itu digelar di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya.

Perwakilan dari IPM SMP Muhammadiyah 7 Surabaya adalah Ketua Umum IPM Surabaya Fatmawati dan juga anggota IPM lainnya, yakni Jenny Aulifia dan Firmansyah yang merupakan peserta didik kelas 8 SMP.

Proses pemilihan delegasi diawali oleh Kaur Kesiswaan, Ustadz Muhammad Rukhan Asrori, yang menawarkan kepada para anggota IPM yang ingin mewakili organisasi maupun Sekolahnya Para Pemimpin dalam workshop ini,
“Alhamdulillah ada tanggapan yang antusias dari tiga peserta didik untuk siap mengikutinya. Workshop ini untuk memperkenalkan kepada generasi muda betapa pentingnya mempelajari sebuah jurnalistik era jaman now,” kata Muhammad Rukhan.

Ia juga berpesan kepada tiga delegasi IPM SMP Muhammadiyah 7 ini untuk fokus dan harus mengikuti workshop tersebut hingga tuntas, supaya mereka bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi mereka sendiri maupun nantinya akan dibagikan pengalamannya ke para anggota IPM lainnya.

“Peran media dakwah sangat berpengaruh dalam perkembangan globalisasi saat ini, dan hal ini bisa memacu para peserta didik sebagai generasi muda untuk mau belajar mengenal media, ikut serta memanfaatkan media dalam era digitalisasi, dan bahkan bisa menjadi salah satu bagian dari peran media dakwah, seperti menjadi kontributor cilik dalam meliput berita kegiatan nantinya,” imbuh Ustadz Rukhan yang juga merupakan guru yang pernah menulis Buku Inspiratif tentang kehidupan anak TKI di Malaysia dan juga salah satu kontributor Klikmu.co.

Adapun pemateri workshop jurnalistik kala itu adalah orang-orang hebat, yaitu Bapak Fajar Arfianto Isnugroho dan Bapak Makron Sanjaya. Para pemateri itu banyak menjelaskan tentang semakin majunya teknologi, maka semakin bermunculan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan media sosial lainnya.

Para pemateri juga menjelaskan bahwa media dakwah Muhammadiyah itu harus ikut menyebarkan konten-konten positif serta mengajarkan cara mencegah (mem-filter) penyebaran informasi yang tidak akurat atau biasa disebut dengan hoax.
Karenanya, para pemateri meminta kepada para peserta untuk memilah dan memilih mana yang merupakan sebuah informasi yang akurat dan mana yang hoax, karena saat ini sudah ada undang-undang ITE yang telah disosialisasikan oleh pihak pemerintah.

Sementara itu, Ketua Umum IPM Surabaya Fatmawati menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat menambah ilmu tentang jurnalistik. Seperti apa dan bagaimana perkembangan dakwah persyarikatan dan sekaligus menyaksikan launching ‘mediaMu’ Cabang Krembangan.

“Alhamdulillah kami mendapatkan banyak ilmu, semoga bermanfaat ke depannya,” pungkasnya. (Rukhan Asrori/RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here