Kerja Kemanusiaan Muhammadiyah Atasi Pandemi Menginspirasi Para Romo dan Umat Katolik

0
161
Romo Agustinus Suryo Nugroho. (Foto istimewa)

KLIKMU.CO – Bermula dari melihat gambar Relawan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di Twitter yang sedang menguburkan jenazah Umat Katolik telah menginspirasi Romo Agustinus Suryo Nugroho.

Tidak disangka perselancarannya di media sosial Twitter mempertemukannya dengan aktivitas Relawan Muhammadiyah, yang memberikan inspirasi untuk menggerakkan dirinya bersama dengan Romo lainnya dan Umat Katolik untuk mengambil peran sama sebagai solusi di masa pandemi.

Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keviepan Barat yang kini berdomisili di Semarang ini menceritakan, ada dua aktivitas Relawan Muhammadiyah yang menginspirasinya, yaitu aktivitas MCCC Kudus yang mengubur jenazah Umat Kristiani dan MCCC Sragen dengan aktivitas sama.

“Yang di Sragen itu saya cek karena saya pernah bertugas sebagai romo vikaris parokial di sana. Ketemulah nama umat yg dikuburkan itu: Mak Nem, warga lingkungan Krapyak. Sedang pendoa (prodiakon) yang sedang mendoakannya itu Mas Yoyok,” urai Romo Suryo.

Ia mengakui bahwa dirinya spontan membuat cuitan dengan menyampaikan terimakasih kepada Muhammadiyah atas pelayanan yang diberikan kepada jemaatnya yang dilakukan Muhammadiyah.
Ucapan terimakasih yang disampaikan Romo Suryo melalui akun @JubirPartikelir, kemudian mendapat respon baik dari warganet, dengan jumlah retweets 2,729, quote tweets 180 dan likes mencapai 11.4K atau 11.400 penyuka cuitannya.

“Ternyata ucapan terima kasih itu menyentuh hati ribuan warganet. Tentu karena karya Relawan Muhammadiyah yang bersifat inklusif itu,” imbuhnya.
Namun begitu, yang paling penting adalah tindakan relawan Muhammadiyah itu menggerakkan dirinya dan romo-romo lainnya. “Termasuk Umat Katolik untuk mengambil peran yang sama, yaitu turun ke kuburan – memakamkan jenazah dengan sebaik-baiknya,” sambungnya.

Romo Suryo menjelaskan, sebenarnya respon Umat Katolik atas pandemi covid-19 ini mereka percaya, dan taat atas peraturan penonaktifan rumah ibadah yang dikeluarkan pemerintah. Akan tetapi pada sisi kontribusi aktif ia mengakui belum begitu banyak.

“Dalam kaitan peran aktif Umat Katolik di masyarakat bisa dilihat di mana-mana ada gerakan, tetapi secara struktural di komandoi pejabat di tingkat Keuskupan atau Paroki masih terbuka banyak peluang untuk meningkatkannya,” katanya.

Terkait dengan penyelesaian covid-19 dengan baik, dirinya mengajak kepada umat lintas iman untuk mendukung vaksinasi, Romo Suryo berharap para pemuka agama bisa menjadi teladan bagi umat. Selanjutnya, semoga selalu ingat dengan masyarakat yang sedang melakukan isoman. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here