Kesan Asesor Bagus, Pascasarjana Ini Yakin Hasil Visitasi Memuaskan, Maksudnya?

0
349
Foto suasana akreditasi Prodi Pascasarjana PBSI UMSurabaya diambil oleh mira-san

KLIKMU.CO – “Anda kok semangat sekali ya menceritakan keunggulan kampus ini,” celetuk Dr Maman Suryaman MPd setengah bergurau yang mencairkan ketegangan dalam visitasi akreditasi Pascasarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Surabaya Rabu, (13/2). Perbincangan asesor dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu dengan Asih, salah satu mahasiswa S-2 PBSI, tersebut turut mewarnai kunjungan dalam visitasi akreditasi di Gedung At-Tauhid Tower.

Sejak pagi, tim akreditasi yang digawangi Kaprodi Pascasarjana PBSI Dr Ali Nuke Affandy MSi telah siap menerima kedatangan dua asesor perguruan tinggi nasional tersebut. Di samping Dr Maman Suryaman MPd, satu asesor lain berasal dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Soal kesiapan, jangan ditanya. Berkas data dan bukti fisik poin-poin penilaian akreditasi yang disiapkan semenjak beberapa bulan belakangan ini dirasa cukup matang untuk dipertaruhkan dalam visitasi akreditasi di hadapan kedua asesor dari BAN Dikti.

Bahkan, Sabtu sebelumnya (11/2) diadakan pertemuan antara dosen dan mahasiswa. Kaprodi Ali Nuke mengatakan bahwa pertemuan itu dilakukan untuk brifing, geladi bersih, dan sinkronisasi. Misalnya terkait dengan siapa mahasiswa yang dianggap vokal sehingga dapat mewakili. Ditunjuklah nama Fikri Fachruddin yang kuliah sarjananya kebetulan berasal dari kampus yang sama.

“Program sekolah pascasarjana kali ini memang lebih ketat. Itu karena pemerintah, dalam hal ini Kemenristekdikti, tidak mau lagi ada sekolah abal-abal yang kuliahnya tidak jelas. Jadi, kalian kelak ketika sudah lulus S-2 ditelusuri sekolah di mana itu jelas,” terang Kaprodi lulusan S-3 Unesa tersebut saat memberikan arahan kepada mahasiswa.

Tahap visitasi akreditasi Prodi Pascasarjana PBSI UMSurabaya kali ini dimulai dengan konsep bincang-bincang. Dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor dan kelas di lingkungan kampus, menyapa mahasiswa di kelas, pengecekan bukti fisik, wawancara dengan dosen maupun mahasiswa, dan diakhiri dengan diskusi. Dalam diskusi tersebut, diuraikan beberapa poin penting.

Asesor secara umum tampak puas dengan prodi pascasarjana tersebut. Meski begitu, mereka memberikan saran terkait dengan kekurangan yang ditemukan selama penilaian. Misalnya, kurang intensnya kunjungan mahasiswa ke perpustakaan adalah salah satu poin yang menjadi evaluasi.

“Intinya, secara umum banyak hal di prodi kita yang sudah bagus, baik dalam hal sarana-prasarana, proses pembelajaran, administrasi, dan hal-hal lainnya. Namun, ada beberapa hal yang masih harus dibenahi, termasuk pengoptimalan fungsi perpustakaan dan isinya,” ucap Ali Nuke saat ditanyai Klikmu mengenai kesan asesor selama proses visitasi akreditasi.

Bukan visitasi akreditasi namanya jika tak menimbulkan ketegangan dan tanda tanya akan hasil yang dicapai. Namun, melihat atmosfer kunjungan yang tak begitu ngeri memberikan rasa optimisme akan hasil yang maksimal dan memuaskan bagi seluruh jajaran Prodi Pascasarjana PBSI UMSurabaya.

Semoga hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.(mira/san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here