Kesempatan bagi Mahasiswa, Kemendikbud Luncurkan Program Kampus Mengajar

0
115
Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan Kampus Mengajar angkatan I. (Kemendikbud)

KLIKMU.CO – Program Kampus Mengajar resmi diluncurkan, Selasa (9/2/2021). Kampus Mengajar adalah kegiatan mengajar di sekolah yang merupakan bagian dari program Kampus Merdeka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan, ada dua tujuan diadakannya Kampus Mengajar. Pertama, menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi. Kedua, membantu pembelajaran di masa pandemi, terutama untuk SD di daerah 3T.

“Tantangan yang kita hadapi sangatlah besar, khususnya bagi adik-adik kita yang duduk di bangku SD. Melalui Kampus Mengajar 2021, saya ingin menantang adik-adik mahasiswa untuk membantu mengubah tantangan tersebut menjadi harapan,” kata Mendikbud ketika meluncurkan program Kampus Mengajar secara daring di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Nadiem juga mengajak para mahasiswa di seluruh Indonesia untuk beraksi, berkolaborasi, dan berkreasi selama 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD  terutama yang berada di daerah 3T. “Sekaligus mengasah kepemimpinan, kematangan emosional, dan kepekaan sosial para mahasiswa,” ujarnya.

Mendikbud juga menekankan agar perguruan tinggi dan dosen mendukung mahasiswanya untuk mengikuti program Kampus Merdeka. Selain itu, mempermudah konversi SKS karena Kampus Merdeka adalah hak mahasiswa untuk belajar di luar kampus atau prodi.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban, menyambut baik program yang digagas oleh Kemendikbud dalam kerangka program Kampus Merdeka ini.

“Besar harapan kami, para mahasiswa penerima beasiswa, akan dapat memberikan kontribusi atas permasalahan nyata yang dihadapi dunia pendidikan akibat dari pandemi Covid-19,” ujar Rionald ketika menyampaikan aspirasi akan program Kampus Mengajar. Program ini juga merupakan buah kerja sama antara Kemendikbud dan LPDP.

“Akhir kata, kami dari LPDP mengucapkan selamat mengabdi kepada ibu pertiwi melalui program Kampus Mengajar ini. Selalu jaga diri dalam situasi pandemi serta jaga nama baik Kemendikbud dan LPDP di mana pun berada,” tutur Rionald.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam lantas memberikan paparan lebih detail mengenai program Kampus Mengajar. Selain manfaat bagi mahasiswa yang telah disampaikan Mendikbud, Nizam menjelaskan bahwa dalam program Kampus Mengajar ini mahasiswa akan mendapatkan bantuan potongan UKT, bantuan biaya hidup, dan konversi SKS sampai dengan 12 SKS.

“Kampus Mengajar akan mencari mahasiswa-mahasiswa yang berdomisili dekat dengan SD sasaran sehingga program ini tidak akan menyebabkan terjadinya mobilisasi mahasiswa,” ujarnya karena masih dalam situasi pandemi. Di samping itu, mahasiswa juga berperan sebagai duta edukasi perubahan perilaku khususnya dalam upaya pencegahan persebaran Covid-19. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here