Ketua MCCC Surabaya: Relawan Harus Jadi Mata dan Telinga Muhammadiyah

0
147
Ketua MCCC Kota Surabaya M. Arif An memberikan arahan kepada MCCC se-Kota Surabaya. (Adri/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Hari ini kita melihat bahwa kenaikan Covid-19 semakin luar biasa. Muhammadiyah sudah memutuskan untuk menjadi contoh bagi seluruh masyarakat.”

Demikian disampaikan Ketua Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya M. Arif An SH dalam acara Apel Siaga Relawan Penyemprotan Disinfektan MCCC se-cabang Surabaya di Pusdam Jalan Wuni No 9 Surabaya, Ahad (10/1/2021).

Arif An menambahkan, pihaknya sengaja mengundang para relawan untuk melihat dan menyikapi beberapa hal, khususnya kenaikan Covid-19 yang luar biasa. “Kita tidak boleh diam, kita harus menjadi mata dan telinga Muhammadiyah,” tegasnya

Menurutnya, kalau sudah siap menjadi mata dan telinga Muhammadiyah, tidak ada kata kemudian MCCC cabang kantornya tutup,  tidak ada penyemprotan tutup, obatnya habis tidak ada.

“Kami sering share orang meninggal itu bukan berarti kemudian Bapak/Ibu sekalian nggak paham.  Kemarin dua orang dari Jambangan meninggal, apa yang dilakukan oleh Jambangan? Tracing apa yang dilakukan? Tidak ada. Yang dilakukan adalah ketika ada orang yang sakit atau meninggal itu tracingnya adalah pertama, datangi, semprot rumahnya, isolasi,” paparnya.

Nah, kalau isolasinya tidak bisa karena rumahnya sudah bergabung dengan ruang tamu, keluarganya dan itu, kata Arif An, isolasinya  diserahkan ke MCCC daerah.

Pak Sekjen, biasa dipanggil, mengatakan bahwa seluruh MCCC cabang harus membantu MCCC daerah, dalam hal ini MCCC Kota Surabaya. “MCCC cabang ayo dihidupkan. Ayo yang punya  panti, pantinya dihidupkan untuk menjadi posko, posko apa saja,” tegasnya

Pada acara apel ini, Arif An juga mengajak untuk serius alias tidak main-main. “Karena kita ini sudah kelihatan, saya share meninggal, share meninggal, betul itu. Maka, kita harus semangat. Jaga pimpinan kita, jaga amal usaha kita. Guru kita terpapar luar biasa,” katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa akan ada PSBB/PPKM mulai 11 sampai 25 Januari 2021. Dia juga menyinggung soal vaksin. Dia menegaskan, jika Muhammadiyah dan MUI sudah menyampaikan halal dan suci, MCCC PDM Kota Surabaya siap jadi yang pertama untuk vaksin. Siap tidak?” tanya dia. “Siap,” jawab peserta Apel.

“Sekarang ini solusi apa yang kita lihat, 3M sudah lengah, masjid kita sudah mulai rapat, dikasih tahu takmirnya, susah tuturannya. Karangpilang rawan, Krembangan rawan, maka saya minta kepada Bapak sekalian sebagau mata dan telinganya Muhammadiyah,” tandasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here