Ketua PCIM Malaysia: Apakah Muhammadiyah Perlu Memperingati Hari Kemerdekaan?

0
1202
Merah-Putih: Suasana peringatan Kemerdekaaan oleh pengurus Muhammadiyah Malaysia. (Foto: PCIM Malaysia)

KLIKMU.CO – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia menggelar peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Ahad (12/8). Acara tersebut dihelat kampus International Islamic University Malaysia (IIUM) dan dihadiri sekitar 150 orang yang terdiri dari buruh migrant, mahasiswa, dan dosen di Negeri Jiran.

Ketua PCIM Malaysia, Prof. Sonny Zulhuda, Ph.D didapuk sebagai pembina upacara. Dalam sambutannya, ia menanyakan pertanyaan retoris kepada seluruh hadirin.

“Apakah Muhammadiyah perlu memperingati hari kemerdekaan?,” tanyanya yang kemudian ia jawab sendiri.

“Bukan hanya perlu, tetapi wajib. Karena dari kita, dan oleh kitalah nasib kemerdekaan ini bertumpu,” jawabnya kemudian.

Sonny menambahkan, menjelang Pilpres 2019, warga Muhammadiyah agar mampu bersikap cerdas dengan tidak terseret arus konflik.

“Jangan kita kelihatan bodoh, karena kita semua ini bukan orang bodoh,” tegas doktor hukum media digital ini.

Yang dimaksud kelihatan bodoh, menurut Sonny adalah gontok-gontokan; saling mencela, dan menyerang sesama. Ia mengajak seluruh komponen persyarikatan Muhammadiyah untuk mengurangi sifat negatif tersebut, yakni memulai dari langkah sederhana.

“Kita mulai dari diri kita sendiri, dari grup WhatsApp kita. Mulai hari ini jangan gunakan istilah-istilah stigmatisasi negatif terhadap orang yang berseberangan pandangan, haluan, aliran maupun opini,” tukasnya.

Selanjutnya, Sonny menyeru kepada segenap warga Persyarikatan untuk menghindari pola pikir yang serba hitam-putih, seperti perbedaan pilihan-pilihan politik.

“Yang aktif dalam politik praktis, monggo serius. Kita ridha. Adapun kita yang di dalam Persyarikatan, marilah kita berpolitik secara adiluhung atau high politics,” tambahnya. ( M Husnaini/ frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here