Ketua Pemuda Muhammadiyah Jatim Diusulkan Jadi yang Pertama Terima Vaksin

0
5475
Ketua Pemuda Muhammadiyah Jatim Dikky Syadqomullah. (Jatimnov.com)

KLIKMU.CO – Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur akan menjadi orang pertama yang akan divaksin. Hal itu tertuang dalam Surat Permohonan Menjadi Tokoh yang Pertama Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jatim lewat Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jatim, Jumat (8/1/2021).

Dengan demikian, Dikky Syadqomullah, ketua Pemuda Muhammadiyah Jatim, akan menjalani vaksinasi dalam agenda pelaksanaan vaksinasi serentak di 34 provinsi pada 14 dan 15 Januari 2021. Jika setuju, Dikky akan divaksin bersama 18 tokoh lain.

Mulai Wakil Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Kakesdam V/Brawijaya, hingga Kabiddokkes Polda Jawa Timur .

“Ada pula Kepala BPOM Surabaya , Direktur Utama RS Dr Soetomo, Direktur RSAL Surabaya, Dekan FK Unair, serta Dekan FKM Universitas Airlangga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr Herlin ferliana MKes.

Berikutnya, Ketua IDI Jawa Timur,  Ketua PPNI Jawa Timur, Ketua IBI Jawa Timur, Ketua Pemuda Ansor Jawa Timur, Ketua Pemuda Kristen Jawa Timur, Ketua Pemuda Hindu Jawa Timur, dan terakhir  Ketua PWI Jawa Timur.

Menurut dr Herlin, ke-19 tokoh itu telah memenuhi empat syarat dan kriteria penerima vaksin.

“Yaitu usia 18–59 tahun, sehat dan tanpa penyakit komorbid, tidak sedang hamil dan tidak menyusui, serta tidak pernah dan tidak sedang terkonfirmasi Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Jatim Dikky Syadqomullah menyatakan masih menunggu arahan dari atasan, dalam hal ini Muhammadiyah.

“Kita masih menunggu jawaban dari ayahanda Muhammadiyah,” ucapnya kepada Klikmu.co, Sabtu (9/1/2021).

Sebelumnya, keputusan ini merupakan hasil dari Agenda Rapat Koordinasi Penanganan dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan Jumat (8/1/2021) di Gedung Binaloka, Jalan Pahlawan, Surabaya.

Rapat dihadiri seluruh jajaran Forkompinda Jawa Timur yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual. “Kaitan dengan vaksinasi saya juga sedang mengoordinasikan kembali. Jadi yang disebut tanggal 13 di tingkat nasional, kemudian 14 tingkat provinsi, kemudian apakah tanggal 15 di semua kabupaten kota ternyata tidak. Tapi, ada kemungkinan tanggal 15 di kabupaten/kota yang ditunjuk. Kami baru akan mendapatkan keputusan dari Kementerian Kesehatan nanti malam,” jelas Khofifah dikutip dari Surabayapagi.com.

Khofifah juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Forkompinda Jawa Timur untuk membantu bekerja sama agar pelaksanaan vaksinasi bisa efektif. Mulai pengawalan bergulir oleh petugas keamanan, persiapan lokasi penyimpanan vaksin di masing-masing daerah, hingga melakukan pendataan rumah sakit-rumah sakit besar untuk memastikan bahwa semua memiliki layanan-layanan sesuai dengan simulasi vaksinasi.

“Saya mohon kepada para bupati, wali kota yang saya hormati, mohon kepada seluruh danrem/dandim sampai di tingkat paling bawah, babinsa, dan babinkamtibmas. Ini memang proses untuk menjaga bahwa vaksinasi itu bisa berjalan efektif sehingga harus dikawal,” tandasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here