Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya: Kita sebagai Sekoci Harus Jadi Penggerak Kapal Besar Persyarikatan

0
455
Pelantikan Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya.

KLIKMU.CO – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surabaya melaksanakan Pelantikan PDPM Kota Surabaya Periode 2018-2022 di Lt 13 Gedung At Tauhid Tower UM Surabaya, Ahad (13/10).

Ketua PDPM Kota Surabaya Achmad Rosyidi SHI menyampaikan syukur alhamdulillah diberi kesempatan oleh Allah dalam menjalankan perintahnya, yakni untuk beramar makruf nahi mungkar.

“Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya bilamana mendengar kata pemuda, maka pemuda adalah agen perubahan. Jadi, bangsa Indonesia masa depannya itu ada di tangan pemuda dan masa depan di persyarikatan Muhammadiyah juga ada di dalam para kader Pemuda Muhammadiyah,” paparnya.

Cak Ros, biasa dia dipanggil, menegaskan, Pemuda Muhammadiyah memang menjadi polopor, pelangsung, dan penyempurna kebijakan maupun pergerakan persyarikatan Muhammadiyah. “Maka kita sebagai Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pengawal ataupun garda terdepan dalam mengawal kebijakan-kebijakan Muhammadiyah. Pemuda Muhammadiyah juga memiliki komando kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) yang siap membantu persyarikatan Muhammadiyah,” ucapnya.

Pemuda Muhammadiyah, kata dia, memiliki visi dan misi. Visi dan Misi ke depan ialah sebagai
penguatan kepemimpinan, penataan kader Pemuda Muhammadiyah, penguatan strategis bagi kader Pemuda Muhammadiyah.

“Maka kita tidak akan jauh dari gerakan amar makruf nahi mungkar, karena gerakan amar makruf nahi mungkar adalah identitas kita Pemuda Muhammadiyah,” kata sekretaris LDK PWM Jawa Timur itu.

“Wajib bagi Pemuda Muhammadiyah berdakwah amar makruf nahi mungkar. Jangan sampai kita menjadi pemuda yang biasa-biasa saja, kita tunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah adalah pemuda yang intelektual, memiliki kualitas yang mumpuni dari segi keilmuan,” tegas dia.

Masih kata dia, misi Pemuda Muhammadiyah ialah gerakan kewirausahaan dan mandiri berwirausaha. “Jangan sampai kita menjadi pemuda yang meminta-minta, akan tetapi jadilah pemuda yang memberi, jadilah pemuda yang berdaya, jadilah pemuda yang bermanfaat bagi semuanya, pemuda Muhammadiyah sadar akan politik. Jangan sampai Pemuda Muhammadiyah menjadi penonton, menjadi komentator saja, akan tetapi Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pemain. Pemuda Muhammadiyah dalam hal ini harus sadar dan tahu akan politik,” katanya.

 

Ke depan, sambungnya, Pemuda Muhammadiyah akan menunjukkan gerakan yang positif dan gerakan yang masif untuk persyarikatan Muhammadiyah. Pemuda berada di kapal yang besar dan kita sebagai sekoci bisa menjadi penggerak kapal persyarikatan Muhammadiyah itu.

“Mari bersinergi, mari berkolaborasi, pemuda berdaya, pemuda bergerak, Pemuda Muhammadiyah wani!” ucap Cak Ros sambil mengepalkan tangan dan diikuti oleh seluruh Pemuda Muhammadiyah itu. (Habibie/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here