Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir Akan Menghadiri Tabligh Akbar PCIM Malaysia

0
3397
Poster Prof Dr Haedar Nashir dan Dra Siti Noordjannah Djohantini yang akan menghadiri Tabligh Akbar di PCIM Malaysia.
http://klikmu.co/wp-content/uploads/2018/01/iklan720.jpg

KLIKMU.CO – Memasuki 2020 ini, warga Muhammadiyah di Malaysia akan kedatangan tamu istimewa, yakni Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi dan Ketua Umum Aisyiyah Dra Siti Noordjannah Djohantini.

Dua tokoh itu akan menjadi pembicara pada acara Tabligh Akbar yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia pada Ahad pagi (26/1) di Dewan Sultan Sulaiman, Kampung Baru, Kuala Lumpur.

Menurut Ketua Panitia Tabligh Akbar Drs Khoiruddin, pada acara ini, dua pemimpin tersebut dijadwalkan melantik kepengurusan baru PCIM-PCIA Malaysia periode 2019-2021. Kepengurusan ini merupakan hasil musyawarah cabang istimewa yang dilaksanakan pada Oktober 2019 lalu.

Selain menjadi ajang silaturahmi keluarga besar Persyarikatan, kata Khoiruddin, Tabligh Akbar yang mengambil tema “Internasionalisasi Muhammadiyah: Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta” ini bertujuan untuk memperkuat agenda Muhammadiyah dalam reposisinya di kancah dakwah regional dan global.

Pendirian PCIM Malaysia pada 2007 dan perjalanannya hingga saat ini merupakan mata rantai dari proses dan agenda internasionalisasi tersebut. Faktanya, kini ada lebih dari 30 representasi Muhammadiyah di luar negeri. Termasuk perwakilan resmi (PCIM) dan yang berupa organisasi mitra (sister organisation).

Selain itu, organisasi massa yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 1912 ini mulai merambah pendirian amal usaha di luar negeri, seperti Islamic Centre dan sekolah TK di Mesir serta perguruan tinggi di Australia dan Malaysia.

“Dalam konteks itu, dirasa perlu agar agenda internasionalisasi Muhammadiyah ini dipahami secara lebih utuh dengan konteksnya memajukan Indonesia dan berkontribusi untuk perdamaian dunia,” ujar Khoiruddin.

Menurut Khoiruddin, Tabligh Akbar yang juga akan dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia ini terbuka untuk semua warga dan simpatisan Muhammadiyah di Malaysia.

Rencananya, 32 mahasiswa universitas Muhammadiyah se-Indonesia yang sedang ber-KKN akan diperbantukan pada event tersebut. Turut hadir adalah rombongan rektor perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) yang akan mendampingi Prof Dr Haedar Nashir MSi.

Dalam perjalanannya, PCIM Malaysia telah memiliki tiga orang ketua, yakni Prof Dr M. Akhyar Adnan (kini anggota Dewan Pengawas BPKH Jakarta) pada 2007-2011, Dr M. Arifin Ismail (pengasuh Istaid Centre Medan dan konsultan di kantor mufti Malaysia) antara tahun 2011-2015, dan Dr Sonny Zulhuda (dosen Fakultas Hukum di International Islamic University Malaysia) antara 2015 hingga sekarang.

Sementara itu, ketua-ketua PCIA Malaysia adalah Dra Yuenda Vicky Larasati, Dr Mimi Fitriana, serta Nita Nasyithah MEd.

Kini anggota PCIM Malaysia sudah ribuan, terdiri atas komunitas akademisi, mahasiswa, profesional, dan komunitas buruh migran.

Drs Khoiruddin yang juga ketua Majelis Pelayanan Sosial dan Kesejahteraan Umat PCIM Malaysia berharap warga Muhammadiyah khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya dapat hadir meramaikan acara ini yang akan berlangsung dari pagi hingga siang.

Untuk informasi lanjut tentang acara itu, warga dan simpatisan dapat memantau media sosial PCIM Malaysia di FB [PCIM Kuala Lumpur] atau Instagram [muhammadiyahmalaysia].

(Khoiruddin-PCIM Malaysia/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here